Sel. Jan 21st, 2020

Jalur Trans Sumatera Ruas Palembang – Banyuasin Masih Tersendat

PALEMBANG | Koranrakyat.co.id – Padatnya arus kendaraan bermuatan berat, seperti truck fuso dan tronton, yang melintas di jalan trans Sumatera ruas Palembang menuju Banyuasin, membuat kamacetan parah tak terhindarkan, bahkan berhari-hari sulit terurai. Kondisi banyaknya aspal jalan yang rusak dan berlobang menjadi penyebab utama.

Kemacetan parah sudah terjadi sejak Sabtu pagi dimana kendaraan mulai padat merayap hingga malam hari, panjangnya kemacetan dimulai dari KM.8 Palembang hingga ke Kecamatan Sembawa KM 29. Kemacetan ini, sepanjang sejarah macet di ruas Palembang Banyuasin, baru kali ini terjadi.

”Biasanya ruas jalan ini memang rawan macet. Tapi tidak separah seperti sekarang. Dari Palembang hingga Sembawa yan gpanjangnya hampir 30 kilometer. Selain kendaraan besar, kemacetan juga karena membludaknya kendaraan keluarga yang hendak libur akhir tahun bersama keluarga.

Hingga Minggu malam (22/12/2019), sejumlah petugas di beberapa titik masih sibuk mengatur arus kendaraan, untuk mengurai kemacetan yang masih terus terjadi. “Malam ini kami masih bersiaga di sepanjang jalan untuk mengurai kemacetan, memang sepertinya kemacetan masih berpotensi terjasi,”kata seorang petugas Satlantas Polres Banyuasin.

Pantauan malam ini, kendaraan dari Palembang yang hendak ke Banyuasin masih padat merayap. Namun sudah terurai setelah 40 personil Satlantas Polres bersiaga penuh sejak pagi.

Petugas ini juga mengatakan persimpangan Desa Air Batu di KM 20 Banyuasin menjadi titik terparah kemacetan yang ‘mengunci’ lalu lintas, sebab kondisi jalannya cenderung sempit, rusak, dan tebing naik-turun.

“Sebenarnya kemarin jalan yang rusak sudah diperbaiki, hanya saja saat hujan datang jalannya rusak lagi karena perbaikannya tidak permanen, ini juga kami bingung jika turun hujan lagi, kami nanti akan kirim surat ke PU setempat,” jelasnya.

Pohon Tumbang

Sementara kendaraan yang mencoba mengambil jalur pintas di Jalan Talang Betutu ke arah Palembang, pada Sabtu malam lalu, juga terjebak macet akibat banyajk pohon tumbang pasca hujan lebat dan angin kencang. Dampaknya lalu lintas semakin tersendat, hingga pukul 21:30 malam.

Beberapa warga yang hendak pulang ke kediaman di berbagai perumahan termasuk perumahan TNI AU dan komplek perumahan kawasan Sukajadi, banyak yang terpaksa menunggu warga dan petugas TNI AU bergorong royong, memotong pohon-pohon yang melintang jalan. Bahkan ad ayang terpaksa memutuskan menginap di Hotel karena kasihan dengan anak kecil yang ikut dalam kendaraan keluarga.

Sedangkan di ruas KM 12 Kota Palembang, imbas kemacetan juga membuat kendaraan yang dari Jalan Soekarno Hatta, mengular hingga ke kalan By Pass Alang-Alang Lebar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Terbit Sejak 2014 | koranrakyat by Divisi IT.