Jalan Pintas Gelar Wonosobo English Camp #4, Puluhan Pelajar Belajar Bahasa Inggris Sambil Berkemah

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Komunitas Jalan Pintas (JP) kembali menggelar Wonosobo English Camp (WEC) #4 sebagai program rutin yang diselenggarakan setiap liburan semester genap.
Kegiatan yang mengusung konsep belajar bahasa Inggris secara menyenangkan tersebut berlangsung selama dua hari, pada 20–21 Juni 2026, di kawasan Pasar Kumandang, Desa Bongkotan, Siyono Bojasari, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Sebanyak 48 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonosobo, seperti Kertek, Kalibawang, Watumalang, hingga kawasan Tambi. Bahkan, terdapat peserta yang datang dari Kabupaten Banyumas, menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap kegiatan edukatif di luar ruang.
Pelaksanaan WEC #4 merupakan hasil kolaborasi antara komunitas Jalan Pintas dengan sejumlah organisasi dan lembaga pendidikan, di antaranya ESpart, Sparkle Language Course, Neo EC SMAN 1 Wonosobo, Doa Ibu Adventure, serta Palang Merah Indonesia (PMI) yang bertugas memberikan dukungan medis selama kegiatan berlangsung.
Ketua Jalan Pintas, Pratika Indah, mengatakan bahwa Wonosobo English Camp menjadi salah satu program rutin yang sejalan dengan visi organisasi dalam bidang pendidikan, sejarah, seni budaya, dan kesehatan mental.
Menurutnya, pembelajaran bahasa Inggris perlu dikemas secara menarik agar peserta merasa nyaman dan percaya diri.

“Bahasa Inggris saat ini sudah menjadi kebutuhan. Karena itu kami menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan santai sehingga anak-anak dapat belajar dengan antusias. Harapannya mereka menjadi lebih berani menggunakan bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Pratika.
Ia menjelaskan, konsep holiday camp yang diterapkan tidak hanya berfokus pada kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga pengembangan karakter peserta. Kegiatan di alam terbuka memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kemampuan bertahan dan bekerja sama dalam kelompok.
Selain sesi pembelajaran bahasa Inggris, peserta juga diajak mengunjungi Situs Bongkotan untuk mengenal sejarah lokal. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk memahami akar sejarah daerah sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan sekolah pada umumnya.
“Kami juga mengenalkan sejarah lokal dengan mengunjungi Situs Bongkotan. Anak-anak dapat mengamati langsung dan menambah pengalaman baru. Jadi liburan sekolah tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat dan pengetahuan,” tambahnya.

Suasana alam terbuka di kawasan Pasar Kumandang dinilai menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan kegiatan. Peserta tidak hanya mengikuti materi di dalam ruangan, melainkan dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar, melakukan permainan edukatif, diskusi kelompok, hingga kegiatan penguatan karakter.
Beragam fun game dan permainan kelompok turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan WEC #4. Melalui permainan yang dikemas secara interaktif, peserta diajak membangun kerja sama tim, melatih komunikasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempraktikkan penggunaan bahasa Inggris dalam suasana yang santai dan menyenangkan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarpeserta yang berasal dari berbagai daerah. Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan tampak selama pelaksanaan permainan, sehingga proses belajar tidak terasa membosankan dan mampu menciptakan pengalaman yang berkesan bagi para peserta.

Program semacam ini dinilai menjadi alternatif positif bagi pelajar dalam mengisi masa liburan sekolah. Di tengah meningkatnya kebutuhan penguasaan bahasa asing, pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan dapat membantu peserta membangun rasa percaya diri sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi.
Ke depan, komunitas Jalan Pintas berencana melanjutkan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Pratika menyebut bahwa agenda berikutnya yang tengah dipersiapkan oleh komunitas tersebut akan berfokus pada bidang literasi.
“Setelah Wonosobo English Camp, kami akan melanjutkan program yang berkaitan dengan literasi. Harapannya Jalan Pintas dapat terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat Wonosobo,” pungkasnya. (Aris)

