4 Februari 2023

Malam Tahun Baru di OI, dari Pengajian Hingga Makan-makan.

INDRALAYA|KoranRakyat co.id – MALAM pergantian tahun 2022 ke tahun 2023 di Bumi Caram Seguguk, Kabupaten Ogan Ilir (OI) berlangsung kondusif. Sejumlah warga masyarakat lebih memilih acara di lingkungan masing-masing. Mulai dari mengikuti pengajian di masjid, hingga makan-makan bersama keluarga, tetangga dan teman.

Seperti terlihat di Masjid Al-Khoiriyah di Kawasan Taman Permata Indah (TPI) Indralaya, sejumlah warga mengikuti pengajian yang digelar pengurus masjid tersebut. Begitu pula di Masjid Al-Muhajirin Kelurahan Indralaya Indah, usai sholat Magrib jemaah membaca QS Yasin dan doa bersama, dipimpin Drs H Marsopa, mantan Kabag Kesra Pemkab OI.

Sementara malam sebelumnya, zikir dan refleksi akhir tahun dilaksanakan di Masjid Agung An Nur di Kawasan Tanjung Senai. Dua ulama ternama DR KH Nurhasan, M.Ag dan KH Agus Jaya, Lc, M.Hum didaulat memberikan pencerahan. Pada taklim bakda Subuh di Masjid Al-Ihsan Indralaya Raya, Ahad 1 Januari 2023 KH Agus Jaya kembali memberikan tausiyah pada pengajian yang dihadiri sekitar 30 jamaah masjid yang diketuai Drs Zulkarnain Abto tersebut.

Selain ada yang menggelar acara pengajian, di berbagai sudut OI, juga terlihat orang-orang yang berkumpul sambil makan-makan. Menu yang dihidangkan antara lain sate, sop, ketan, selain jagung bakar dan ubi rebus. Seperti terpantau di kawasan Tanjung Raya, Tanjung Pinang, dan Tanjung Raja.

Sementara di Kawasan Tanjung Senai dilaksanakan acara Api Unggun oleh peserta Perkemahan Pramuka Akhir Tahun (Perata) 2022. Nampak hadir Sekda OI, H Muhsin Abdullah dan istri, serta pejabat lainnya. Untuk memeriahkan acara juga ada musik dari Dewan Kesenian Ogan Ilir (DKOI). Nampak kawasan Tanjung Senai terlihat sangat ramai, baik oleh para peserta perkemahan maupun para pengunjung.

Ketua Masjid Agung An Nur, Ust Gusti M Ali, berharap ke depan masalah tempat MCK peserta dan pengunjung, dapat disiapkan dan dikoordinasikan sebaik mungkin. Karena kebanyakan peserta untuk MCK menggunakan fasilitas masjid, sehingga tidak tertangani oleh pihaknya. Akibatnya kondisi masjid menjadi kotor. (ica)

Lewat ke baris perkakas