21 Juli 2024

Terima Bermacam Keluhan Masyarakat dari PKH, Infrastruktur hingga Sinyal Internet     

JAKARTA, KoranRakyat.co.Id –Putra daearah Sumaterta Selatan  yang juga Anggota DPR RI dari Dapil Sumsel I, Hafisz Thohir, memastikan akan memperjuangkan semua aspirasi-aspirasi yang disampaikan masyarakat Dapil Sumsel. Seperti rilis yang diterima dari Hafiz Tohir Center di meja Redaksi KoranRakyat.co.id, alasannya, sebagai putra asli Sumsel, Hafisz menganggap, masyarakat disini adalah keluarganya. Dan, sudah semestinya memperjuangkan nasib mereka menjadi lebih baik.

Hal itu disampaikan Hafisz Thohir dalam acara Serap Aspirasi Masyarakat Daerah Pemilihan Sumsel 1.

Dalam acara Serap Aspirasi itu, Wakil Ketua Umum DPP PAN ini menyerap langsung aspirasi masyarakat, diantaranya banyak keluhan mengenai kondisi jalan yang rusak.

Menurut Hafisz Tohir, banyak masyarakat mengeluhkan infrastruktur jalan banyak yang rusak. Kalau hujan kok banjir. Itu menghambat masyarakat ketika mau kerja.

Anggota Komisi XI DPR R yang kembali maju Pileg 2024 dari Dapil Sumsel 1 (Kota Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara (Muratara) dan Lubuklinggau) melanjutkan, masyarakat juga menyampaikan bahwa signal internet didaerah lemah.

Sehingga menggangu kelancaran sekolah siswa-siswi SD, SMP, dan SMA sederajat.

Selain itu, Wakil ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemene (BKSAP) DPR RI ini juga menerima keluhan ihwal serapan beasiswa dari Diknas tidak sampai ke pelosok desa, alias tidak merata.

Juga keluhan rakyat yang menanyakan kenapa pembagian PKH tidak adil dan tidak merata. Hanya kebagian kepada warga warga tertentu saja. Kendati keluhan tersebut bukan domain dari Komisi XI DPR, Hafisz Thohir tetap menerima keluhan tersebut.

“Masyarakat masih sulit untuk mencapai UMR, kesempatan kerja sulit, ⁠transformasi dari pekerja karet menjadi kebun singkong dan sawit. Sehingga kebun karet mulai berkurang. Ini semu saya terima aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Ada juga soal ⁠angkutan batubara di jalan yang meresahkan masyarakat. Kendati, dahulu ada sebuah ide dibuatkan jalan khusus untuk batubara, namun belum berjalan efektif.

Selain itu, lanjut Hafisz, masyarakat Banyuasin dan Palembang juga banyak mengeluhkan lambatnya progres pembangunan jalan tol Palembang -Betung dan Betung – Jambi yang sudah diinisiasi selama 3 tahun, namun baru 25 persen saja kamajuannya.

Dari semua keluhan atau aspirasi masyarakat yang dicatatkan dengan baik tersebut, Hafisz memastikan akan memperjuangkannya melalui parlemen, baik sekarang maupun ke depan.

“Terima kasih kepada masyarakat sudah menyampaikan semua keluhannya. Mari kita kawal aspirasi ini. Doakan saya tetap berada di parlemen. Semua aspirasi tersebut akan saya perjuangkan sekuat tenaga agar supaya cita-cita proklamasi Indonesia dapat tercapai yaitu Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan menghantarkan NKRI menjadi Negara Sejahtera di tahun 2040 nanti dengan tingkat GDP per kapit income diatas 12.500 dollar/Kepala. Aamiin ya rabb. Salam untuk indonesia yang lebih baik.!!!” tukasnya. (*/Sar)