Press "Enter" to skip to content

Basmi DBD, Dinkes OKU dan Lurah KBL Lakukan Foging dan Berikan Obat Abate

BATURAJA | Koranrakyat.co.id -Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Pihak  Kelurahan Kemelak Bindung Langit (KBL) Baturaja Timur memberikan obat abate sekaligus melakukan foging untuk membasmi nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pemberian obat abate dan foging dilakukan di RT.01 RW.03 Kelurahan KBL Baturaja Timur, Selasa 2 April 2019.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Andi Prapto mengatakan sasaran kali ini di tempat Pak Kamiyo ketua RT.01, Dimana pada Minggu terakhir bulan Maret ini sudah 3 orang yang terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) yaitu bayi baru berumur 4 bulan dan Aldi yang masih duduk di kelas 5 SD dan Jeri siswa SMA Yadika Baturaja.

“Seorang bayi dan Aldi masih bisa tertolong dengan perawatan intensif di RS Santo Antonio Baturaja, sedangkan Jeri nyawanya tak tertolong lagi,” kata Andi.

Andi menjelaskan saat itu setelah 2 hari dirawat di RS Santo Atonio akan dirujuk ke Palembang. Namun di karenakan semua rumah sakit di Palembang khususnya ruang ICU penuh akhirnya tertunda di rujuk ke Palembang dan kemaren pagi tanggal 1 April 2019 akhirnya Meninggal di RS Santo Antonio dan sekitar jam 10  kemarin di makamkan di TPU RT. 02 RW 03 tepatnya di belakng kantor Pengadilan Agama Baturaja.

“Laporan adanya DBD ini pada tanggal 30 Maret lalu yang  dilaporkan ke Puskesmas Tanjung Baru, selanjutnya dari Puskesmas langsung laporan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan penyemprotan atau foging. Alhamdulilah tadi kita sudah melakukan foging dan pemberian obat abate,” paparnya.

Sementara itu Lurah Kemelak Bindung Langit Helawi, S.IP menghimbau kepada ketua RT dan warga bila ada warga yang demam panas agar segera dibawa ke Puskesmas atau Bidan terdekat guna mengetahui apakah demam biasa atau terserang penyakit DBD.

“Sedangkan untuk obat abate yang diberikan oleh Dinkes agar dibagikan dengan warga supaya ditaburkan di bak penampungan air dan jangan lupa melaksanakan 3 M yaitu Menutup, Menguras dan Mengubur,” jelas Helawi.

Dia menambahkan jika ada kaleng-kaleng bekas hendaknya dikubur. Selain itu selalu Gotong Royong membersihkan lingkungan.

“Kepada pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas Tanjung Baru kami ucapkan terimah kasih atas kerjasamanya. Dan juga kepada Pak Yadi selaku orang tua dari Almarhum Jeri agar tetap tabah dan sabar dengan adanya cobaan ini,” ucapnya singkat. – Ariyan

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *