Ini Pesan Bupati Natuna Pada Penabalan HMR Korwil Natuna

example banner

KR, Natuna- Himpunan Melayu Raya Korwil Natuna diharapkan bisa menjadi salah satu instrumen strategis bagi mendukung pelaksanaan pembangunan daerah Natuna kedepan.

“Namun yang terpenting dan patut diingat bahwa Organisasi Kemasyarakatan ini harus bergerak secara netral dan terbebas dari segala muatan, program dan kepentingan politik, sehingga dalam pelaksanaan program kerjanya selalu dapat masuk kesemua golongan masyarakat dan bidang pembangunan daerah. Saya berharap agar kedepan HMR mampu menjadi media dalam mengemban amanah untuk meningkatkan persatuan, persaudaraan dalam komposisi sosial yang semakin beragam, menjunjung tinggi kebijakan dan kearifan lokal.” Pesan Bupati Natuna Hamid Rizal.

Wakapolda Kepri sebagai Pembina Utama Himpunan Melayu Raya mentabalkan Pengurus Perhimpunan Melayu Raya Koordinator Wilayah Kabupaten Natuna, bertempat di Gedung Serba Guna Sri Serindit, Ranai, Jum’at (15/3) malam.

Hadir pada acara tersebut Bupati Natuna, Ketua beserta Anggota DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Dareah, pimpinan instansi vertikal, Ketua Lembaga Adat Melayu dan tokoh masyarakat.

Selanjutnya Pembina Utama Himpunan Melayu raya Kepulauan Riau, Brigjen. Pol. Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, MA, menjelaskan bahwa Perhimpunan ini didirikan bertujuan agar dapat menghargai nilai-nilai keberagaman, baik itu ras, suku dan latar belakang budaya dari seluruh masyarakat yang ada di Kepulauan Riau, dalam rangka menciptakan suatu perubahan sosial baik dalam tatanan kehidupan masyarakat dan menjaga empat pilar dasar, yaitu NKRI, UUD 1945, Pancasila dan Kebhinekaan.

Wan Siswandi, S.Sos, M.Si, selaku Ketua Pengurus HMR Korwil Natuna menyampaikan rasa terima kasih karena sudah memberikan amanah tersebut.

Melalui momentum ini, Siswandi berharap agar HMR kedepan benar-benar dapat memberikan kontribusi dalam percepatan pembangunan Natuna. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *