1 Mei 2026

Pemkab Natuna Hibahkan Aset Pelabuhan ke KKP

0

KR, Natuna-Bupati Natuna Drs H.A. Abdul Hamid Rizal menandatangani perjanjian hibah barang aset milik daerah kepada pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal KKP, Nilanto Perbowo untuk meningkatkan pengelolaan p[otensi perikanan Natuna. Bagunan yang dihibahkan berupa dermaga pelabuhan di Desa Tanjung Kumbik Kecamatan Pulau Tiga dengan total nilai aset senilai 2,74 Milyar Rupiah.

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal mengapresiasi seluruh pihak kementerian yang telah memberikan fokus perhatian melalui berbagai program kerja, diantaranya pembangunan fasilitas SKPT Selat Lampa, peningkatan mutu jaringan seluler/internet yang diharapkan berdampak pada peningkatan manfaat fasilitas sekaligus upaya mencegah terjadinya kecelakaan laut bagi nelayan saat menjalankan aktifitasnya.”

“Saya berharap dengan segala kemudahan dan program kerja dari kementerian dan berbagai lembaga terkait, dapat lebih memotivasi para nelayan tempatan bagi meningkatkan pengelolaan potensi perikanan daerah bagi meningkatkan kesejahteraan dan mengupayakan potensi tersebut menjadi andalan Pendapatan Asli Daerah kedepan.” tambah Hamid Rizal.

Sementara sekjen KKP Nilanto sangat menghargai dukungan pemkab Natuna.

” Hibah aset tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam upaya pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai potensi unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.” Jelas Sekjen KKP Nilanto.

” Total produksi ikan hasil tangkapan Nelayan Natuna yang didaratkan di lokasi SKPT Natuna sampai Desember 2018 mencapai 1,361 ton dengan nilai sekitar 34 Miliar. Untuk meningkatkan fungsi fasilitas tersebut, pihaknya berencana untuk mengarahkan kapal kapal ikan dengan izin propinsi dan pusat yang beroperasi di perairan Natuna Utara untuk mendaratkan hasil tangkapan di Lokasi SKPT Natuna, sehingga berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah.” Terang Nilanto.

Nilanto menjelaskan bahwa untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan sendiri telahpun menggulirkan dana APBN untuk kegiatan SKPT Natuna sejak tahun 2015 sampai 2018 mencapai nilai 212,2 milyar didukung pembiayaan dari Dana Alokasi Khusus mencapai 8.6 Milyar dan DAK Kabupaten Natuna hingga 18.7 Milyar.

Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional, dan untuk mendukung operasional SKPT Selat Lampa juga mendapat banyak dukungan dari Kementerian/Lembaga terkait, seperti dari Kementerian PUPR dalam bentuk pembangunan jalan akses ke lokasi SKPT Natuna dari Ibu Kota

Dipihak lain Kementerian Komunikasi dan Informatika juga memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan fasilitas dan penguatan akses telekomunikasi/internet di SKPT Natuna melalui Bakti Kominfo, Kementerian Perhubungan dengan penyediaan sarana transportasi distribusi pemasaran melalui Tol Laut, dan fasilitasi penerbitan dokumen kapal bantuan pemerintah bagi para nelayan.

Selain itu, Kementerian BUMN juga memberikan dukungan dengan melibatkan Perum Perikanan, serta pelayanan perbankan yang menyediakan fasilitas transaksi yang ditempatkan di lokasi SKPT Natuna.

Dalam kesempatan tersebut digelar pula Video Conference dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika antara Menteri Kelautan dan Perikanan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Kantor STO PT. Telkom Sorong, dan Kantor Bupati Morotai, Kota Batam dan Pantai Kencana Ranai.

Selain itu, Video Call juga dilakukan dengan nelayan yang sedang melaut diperairan Natuna sebagai bentuk interaksi audio visual dengan menggunakan Aplikasi Nelayan Nusantara, Aruna dan Qasir

Kegiatan yang di gelar di fasilitas Sentra Kelautan Perikanan Terpadu Selat Lampa, Rabu (20/3), dihadiri oleh perwakilan dari Bakti Kominfo, Unsur FKPD, pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa dan kelompok nelayan setempat. (red)

 

Tinggalkan Balasan