26 Mei 2026

Lidyawati Cik Ujang Ajak Pelajar Sumsel Jaga Kesehatan Jantung Sejak Dini di Momentum Hari Hipertensi Sedunia

Palembang|KoranRakyat.co.id —-— Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. Lidyawati Cik Ujang, membuka kegiatan Edukasi Pencegahan Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Secara Dini serta Bahaya Merokok yang diselenggarakan Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumsel di Aula SMA Negeri 10 Palembang, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia 2026 dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah sejak usia dini.

ist

Rangkaian kegiatan diisi dengan senam jantung sehat bersama, pemaparan edukasi kesehatan oleh dr. Adrian Masno, Sp(K)-FIHA, serta pemeriksaan kesehatan bagi siswa dan guru bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Lidyawati Cik Ujang mengatakan Hari Hipertensi Sedunia menjadi momentum penting untuk mempromosikan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Menurutnya, Yayasan Jantung Indonesia memiliki konsep Panca Usaha Kesehatan Jantung dengan slogan “SEHAT”, yakni Seimbangkan gizi, Enyahkan rokok, Hindari stres, Awasi tekanan darah, dan Teratur berolahraga.

ist

Ia menegaskan bahwa menjaga kesehatan jantung perlu dilakukan sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan. Karena itu, Yayasan Jantung Indonesia terus mengedukasi generasi muda mengenai pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah serta bahaya merokok.

“Program Yayasan Jantung Indonesia selain mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di bidang kesehatan, juga mengusung edukasi pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah sejak dini serta bahaya merokok,” katanya.

Lidyawati menjelaskan, Yayasan Jantung Indonesia tidak hanya melaksanakan kegiatan senam, tetapi juga berbagai program kesehatan lainnya, seperti sepeda sehat, jalan sehat, senam remaja, capacity building untuk siswa, lompat tali jantung sehat, STAR atau Sekolah Tanpa Asap Rokok, hingga Kampung Remaja Yayasan Jantung Indonesia.

ist

Ia juga menyampaikan bahwa Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumsel siap membantu memfasilitasi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang menderita penyakit jantung bawaan melalui koordinasi dengan Yayasan Jantung Indonesia Pusat dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.

“Jika ada keluarga, kerabat, maupun tetangga yang memiliki anak atau remaja penderita jantung bawaan, silakan disampaikan kepada Yayasan Jantung Indonesia. Kami siap membantu memfasilitasi hingga ke Yayasan Jantung Indonesia Pusat dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, khususnya bagi keluarga kurang mampu dan anak-anak,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Lidyawati berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut melalui pembentukan Klub Jantung Sehat Remaja (KJSR) di sekolah-sekolah.

“Harapan kami, setelah ini kegiatan positif seperti pembentukan Klub Jantung Sehat Remaja dapat terus dilanjutkan di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 10 Palembang, H. Rozali, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan edukasi kesehatan tersebut.

Ia mengaku bangga karena SMA Negeri 10 Palembang dipilih menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi para pelajar.

“Semoga kegiatan pencegahan seperti ini membuat anak-anak, sebagai calon pemimpin bangsa, tetap sehat karena telah mendapatkan edukasi sejak dini,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumsel. (*)