Asep Syamsudin: Rekonstruksi Jalan Soreang-Bandung Didorong Jadi Pengungkit Ekonomi

Bandung | KoranRakyat.co.id — Rekonstruksi Jalan Raya Soreang-Bandung dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bandung dan kawasan Bandung Raya.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Syamsudin, mengatakan ruas jalan provinsi tersebut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, kendaraan, serta distribusi barang dan jasa.
Karena itu, peningkatan kualitas jalan dinilai menjadi kebutuhan yang perlu dilakukan untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
“Ruas Jalan Raya Soreang-Bandung ini adalah akses yang sangat krusial bagi masyarakat. Dengan adanya rekonstruksi sepanjang 1,075 kilometer ini, kita berharap arus lalu lintas menjadi lebih lancar, keamanan pengendara meningkat, dan tentunya berdampak positif pada perputaran ekonomi warga sekitar,” ujar Asep di Kabupaten Bandung, Kamis.
Rekonstruksi tersebut mencakup perbaikan jalan sepanjang 1,075 kilometer dengan penambahan ketebalan pengerasan hingga 5 sentimeter.
Peningkatan spesifikasi dilakukan untuk memperkuat daya tahan jalan dalam menghadapi tingginya volume kendaraan dan beban lalu lintas yang melintasi ruas tersebut setiap hari.
Menurut Asep, peningkatan kondisi jalan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Arus transportasi yang lebih lancar diharapkan dapat mempercepat distribusi barang dan jasa, mengurangi hambatan perjalanan, serta membuka peluang bagi perkembangan perdagangan dan usaha di sepanjang kawasan tersebut.
“Infrastruktur yang baik akan memberikan efek berantai terhadap perekonomian. Mobilitas masyarakat semakin mudah, distribusi semakin lancar, dan aktivitas usaha pun bisa berkembang,” katanya.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Asep mengatakan Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat akan terus memantau pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan provinsi.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan anggaran yang dialokasikan menghasilkan pembangunan berkualitas serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami akan terus memantau setiap progres pembangunan jalan provinsi untuk memastikan alokasi anggaran daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegasnya.
Asep juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk bersabar selama proses rekonstruksi berlangsung. Pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti pengaturan di sekitar lokasi proyek untuk menjaga keselamatan dan mencegah kecelakaan.
Ia menambahkan, penggunaan pengerasan dengan ketebalan 5 sentimeter telah disesuaikan dengan standar material yang melalui pengujian. Penggunaan material tersebut diharapkan meningkatkan ketahanan jalan terhadap perubahan cuaca dan tingginya intensitas kendaraan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan rekonstruksi Jalan Raya Soreang-Bandung dapat diselesaikan tepat waktu.
Setelah pembangunan rampung, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan lancar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung dan kawasan Bandung Raya.
