4 Juni 2026

Peringati Hari Lahir Pancasila, Wonosobo Perkuat Komitmen Bangun Daerah Berintegritas

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Wonosobo, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI dan Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, integritas, dan budaya antikorupsi.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat bertindak sebagai inspektur upacara didampingi Wakil Bupati Amir Husein. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam upacara tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan pembangunan dan perubahan sosial yang terus berkembang.

Dalam amanatnya, Afif menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh dipandang hanya sebagai simbol negara atau warisan sejarah semata.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Ia menilai berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi informasi hingga perubahan sosial yang berpotensi memengaruhi nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, penguatan pengamalan Pancasila menjadi penting untuk menjaga persatuan, memperkuat budaya gotong royong, dan menciptakan kehidupan masyarakat yang berkeadilan.

“Pancasila mengajarkan kita untuk menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat serta menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Afif juga menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam tata kelola pemerintahan. Menurutnya, pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila dalam pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dijalankan dengan menjunjung tinggi integritas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Pada momentum Hari Lahir Pancasila tersebut, Afif turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya antikorupsi. Menurutnya, korupsi merupakan ancaman serius yang dapat menghambat pembangunan, merusak kepercayaan publik, serta mengikis nilai-nilai keadilan yang menjadi cita-cita bangsa.

Ia menilai upaya pemberantasan korupsi tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum. Dibutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat untuk menumbuhkan budaya jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap kepentingan bersama.

“Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, mari kita perkuat komitmen untuk menjaga kejujuran, integritas, dan tanggungjawab dalam setiap aspek kehidupan. Bersama kita wujudkan Wonosobo yang bersih dari korupsi dengan semangat ‘Wonosobo Jongasi Korupsi’,” tegasnya.

Lebih lanjut, Afif mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong sebagai modal penting dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh peran pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, kondusif, dan produktif.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila tetap relevan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Nilai persatuan, kemanusiaan, musyawarah, keadilan sosial, dan ketuhanan diharapkan terus menjadi landasan dalam setiap kebijakan maupun kehidupan bermasyarakat.

Melalui peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap semangat kebangsaan semakin mengakar di tengah masyarakat.

Selain itu, momentum Hari Lahir Pancasila juga diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang berintegritas, pembangunan yang berkeadilan, serta masyarakat yang maju dan sejahtera dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. (Diskominfo Wonosobo/Aris)