8 Maret 2026

Warga Temukan Bayi Baru Lahir di Sapuran Wonosobo, Polisi Selidiki Pelaku

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Seorang bayi perempuan ditemukan warga di pinggir Jalan Ngadikerso–Batursari, turut Dusun Banaran RT 004 RW 002, Desa Batursari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 05.40 WIB. Penemuan tersebut segera dilaporkan warga kepada pihak kepolisian.

Peristiwa bermula saat seorang warga yang hendak berangkat ke pasar melintas di lokasi dan mendengar suara tangisan bayi dari tepi jalan. Setelah didekati, ia menemukan tas spunbond berwarna kuning yang menimbulkan kecurigaan. Karena takut membukanya sendiri, ia berteriak meminta pertolongan.

Dua warga lain yang rumahnya tidak jauh dari lokasi langsung mendatangi sumber suara. Bersama-sama mereka membuka tas tersebut, sementara prosesnya sempat direkam salah satu saksi. Saat tas berhasil dibuka, di dalamnya ditemukan bayi perempuan dalam kondisi hidup dengan tali pusar masih tersambung dengan ari-ari.

Bayi itu segera dibawa ke Puskesmas Pembantu Desa Batursari untuk mendapat pertolongan pertama. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Sapuran yang langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengamankan situasi.

Selanjutnya, bayi dievakuasi ke Puskesmas Sapuran untuk pemeriksaan lanjutan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan berat 3 kilogram dan panjang 47 sentimeter. Usianya diperkirakan masih 0 hari atau baru saja dilahirkan.

Petugas kepolisian telah meminta keterangan para saksi serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Wonosobo terkait penanganan selanjutnya. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Kapolsek Sapuran, AKP Suryanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penyelidikan terus dilakukan dan masyarakat diminta membantu apabila memiliki informasi.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab. Kami juga mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian ini sehingga bayi dapat segera mendapatkan penanganan medis,” ujarnya. (Aris)