10 Februari 2026

Mulai Hari Ini, Akan Dilaksanakan Uji Coba Satu Arah di Jalan Karantina Palembang, Minggu Depan  Jl Dr M Isa

KoranRakyat.co.id, Palembang — Berbagai upaya dilakukan pemerintah kota Palembang dalam hal Dinas Perhubungan dalam mengatasi kemacetan di berbagai ruas jalan  dalam kota.

Salah satu upaya Dinas Perhubungan (Dishub) kota Palembang, hari ini Kamis (17/4/2025) menerapkan rekayasa lalu lintas, yakni sistem satu arah dibeberapa ruas jalan yang ada di kota Palembang, untuk mengatasi kemacetan.

Beberapa jalan yang akan diuji coba tersebut, khususnya di Jl Karantina dekat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

“Kita tadi sudah tinjau ke lapangan bersama- sama tim dan masukan masyarakat juga di Jl Karantina dan besok mulai kita mainkan (mulai terapkan sistem satu arah) di Jalan Karantina, ” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Palembang Agus Supriyanto sebagaimana dilansir SRIPOKU.COM.

Sedangkan di Jl Cek Agus atau Jl Dr M Isa Palembang akan dilakukan bertahap.

“Nah untuk jalan Dr M Isa, tadi dimasifkan dalam aplikasi visium dari tim masyarakat transportasi Indonesia, hasil dari itu akan jadi acuan, ” paparnya.

Jadi, mulai 17 April akan dilakukan penerapan SSA di Jalan Karantina, dimana kendaraan yang hendak masuk ke Jalan Karantina dari Bandara SMB II Palembang dilarang, melainkan melalui Jl Talang Jambe dan keluar Jl Karantina.

“Nah, dari hasil kajian itu, baru nanti kita terapkan di Dr M Isa, ” jelasnya.

Dijelaskan Agus, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke warga dengan dibantu Kecamatan, Kelurahan dan media yang ada buat edaran akan dilaksanakan satu arah.

“Jadi untuk sosialisasi sudah kita laksanakan sesuai hasil rapat kemarin, ” tandanya.

Sebelumnya hampir satu minggu sejak 11 April lalu, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan persiapan kelengkapan (rambu, banner dan sebagainya), hingga 15 April sebelum cek lokasi oleh Tim 16 April.

Dijelaskan Agus penerapan rekayasa sistem satu arah ini, untuk meminimalisir kemacetan yang terjadi. Dan dengan rekayasa ini, dia berharap arus lalu lintas masyarakat Palembang bisa lancar.

“Ya, ini meminimalisir kemacetan pastinya dengan satu arah ini, dalam jangka pendek,” capnya.

Pihaknya menilai seperti di Jl Karantina itu timbul kemacetan kenapa, karena radius tikung disitu jelek dan jika kendaraan berpapasan tidak bisa (lewat) sehingga harus dilakukan upaya mencari solusinya.

“Makanya dengan sistem satu arah sehingga seperti air mengalir, sehingga orang yang turun dari Bandara tidak berdampak kena macet di simpang Karantina, ” tuturnya.

Ditambahkan Agus, adanya wacana genap ganjil juga hal itu tidak bisa dilakukan serentak, dan nantinya akan melibatkan Masyarakat Transportasi Sumsel, untuk ikut gabung dan ahli transportasi.

“Jadi sistem satu arah kita akan evaluasi jika dirasa bagus kita lihat dampaknya dan lainnya. Nah, jika dirasa masih dibutuhkan termasuk genap ganjil juga kita lakukan, dan kita bahas kontinuitas,” tukasnya. (*)