19 Juli 2024

Peringatan HLH Se-Dunia, Pemkab Lahat Tanam Pohon Buah dan Pelindung

LAHAT | Koranrakyat.co.id – Pj Bupati Lahat Muhammad Farid.,S.STP.M.Si, diwakili oleh Asisten II Bidang Ekobang M. Ichsan Fadli, S.IP., MM menghadiri Festival Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Tahun 2024 yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat di Taman Rekreasi Ribang Kemambang.

Pj Bupati melalui Asisten II mengatakan, festival hari lingkungan hidup sedunia tahun 2024 pada ini merupakan puncak dari aksi-aksi lingkungan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat. Adapun tema yang diusung adalah “Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan”.

Dikatakan pelaksanaan peringatan HLH ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Lingkungan Hidup namun juga melibatkan masyarakat yang menjadi Lotus dan perusahaan yang merupakan mitra pemerintah.

Menurut Farid, perubahan iklim yang terjadi saat ini adalah bukti nyata atas ketidak-bijaksanaan manusia dalam memanfaatkan alam untuk bertahan hidup.

Kabupaten Lahat merupakan salah satu daerah tambang batubara dengan produksi terbesar di Sumatera Selatan, tanpa kita sadari bahwa tidak hanya membuka lahan untuk tambang, gas buang dari alat-alat penambangan dan pengangkutan batubara serta gas buang dari cerobong juga menjadi penyebab perubahan iklim.

Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Lahat sangat serius mendukung program-program lingkungan hidup dari kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan. Bukti dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Lahat adalah dengan semakin meningkatnya anggaran kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat.

Ddengan anggaran tersebut semakin banyak desa maupun Kelurahan yang mengikuti program kampung iklim. Semula hanya 26 desa atau kelurahan dari tahun 2016 sampai 2023, namun pada tahun ini angka tersebut menjadi 62 desa atau Kelurahan atau terdapat kenaikan yang sangat signifikan.

“Di Tahun 2025, target Pemerintah Kabupaten Lahat melalui dinas lingkungan hidup adalah sebanyak 113 desa atau kelurahan atau sebesar 30% dari total 377 desa atau kelurahan yang harus ikut dalam program kampung Iklim dan untuk penghargaan Adiwiyata.

Pada sekolah yang mana tahun 2013 sampai 2023 itu baru 8 sekolah di Kabupaten Lahat yang ikut dalam program Adiwiyata.

”Namun Alhamdulillah pada tahun 2024 ini telah dilaksanakan sosialisasi terhadap 112 sekolah SD dan SMP atau sederajat yang diharapkan pada tahun 2026 nanti akan banyak sekolah yang mengikuti program Adiwiyata sekolah m. Target dinas lingkungan hidup sehat adalah setidaknya ada 112 sekolah yang telah mengikuti sosialisasi dan akan masuk dalam program ini,” jelasnya

Untuk itu, lanjutnya, Pemkab Lahat mengajak masyarakat menjaga dan memperbaiki perilaku kita terhadap lingkungan hidup.

”Hari ini di tempat ini selain memberikan penghargaan lingkungan hidup kita akan melakukan kegiatan penanaman pohon buah di Kabupaten Lahat dan pohon-pohon pelindung lainnya sebagai upaya kita untuk menghijaukan bumi dan menghidupkan kembali ekosistem di hutan Ribang Kemambang,” ujar Ichsan Fadli.

Agenda penanaman pohon ini juga diikuti perwakilan dari perusahaan tambang yang. ”Kami berharap kita bersama-sama dengan pemerintah Kabupaten Lahat untuk menata kembali hutan kota Ribang Kemambang menjadi sarana edukasi tempat rekreasi dan paru-paru kota Lahat,” ajaknya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat Ir. Agus Salman menyampaikan, Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tanggal 5 Juni, dimulai sejak tahun 1972 ketika Majelis Umum PBB menetapkan 5 juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada saat Konferensi Stockholm.

Setiap tahunnya, HLH dirayakan dengan tema yang berbeda-beda.Dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia jatuh pada tanggal 5 juli tahun 2024

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia dilakukan untuk menyerukan kesadaran kepada masyarakat global untuk mengambil tindakan positif terhadap perlindungan alam dan planet bumi. Namun hingga kini krisis lingkungan hidup masih menjadi tantangan besar bagi dunia,” ucapnya.

Ditambahkanya ucapatan terimakasih kepada semua pihak, baik perusahaan maupun Masyarakat Kabupaten Lahat yang sudah mendukung upaya Pemkab Lahat dalam menjaga serta merawat lingkungan.

“Pastinya, penyelesaian krisis iklim harus melibatkan semua lapisan masyarakat. Pastikan tidak ada yang tertinggal, terutama komunitas yang paling rentan dan terdampak,sasaran hari ini yang akan di capai adalah penanaman pohon di taman ribang kemabang”,ucapnya. (ika)