16 Juni 2024

Kajati Sumsel Minta Kejaksaan Menjadi Lembaga yang Kredibel

INDRALAYA|KoranRakyat co. id – KEPALA Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel), Dr Yulianto SH, MH meminta pihak Kejaksaan termasuk Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, sebagai lembaga penegak hukum, mampu menjadi lembaga yang transparan, kredibel, dan akuntabel dalam melaksanakan tugas-tugas kejaksaan.

Harapan tersebut disampaikan Kajati Sumsel itu, saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Kejari Ogan Ilir di Indralaya, Rabu 22 Mei 2024.

Pada kesempatan ini, Yulianto didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Selatan, Yessi Yulianto beserta rombongan.

Kedatangan rombongan Kejati Sumatera Selatan disambut Kepala Kejari (Kajari) Ogan Ilir, Nur Surya, SH, MH.

Kasi Intelijen Kejari Ogan Ilir, Gita Santika Ramadhani melalui keterangan pers menjelaskan, kunjungan Kajati tersebut untuk melakukan evaluasi dan monitoring.

“Bapak Kajati memberikan semangat kepada jajaran di daerah agar lebih maksimal lagi melaksanakan pekerjaan,” terang Gita melalui keterangan tertulis.

Dalam kunjungannya, Kajati Sumatera Selatan juga memantau sarana dan prasarana di kantor Kejari Ogan Ilir.

“Kegiatan selanjutnya yakni memberikan pengarahan terkait tugas pokok dan fungsi Kejaksaan,” ujar Gita.

Dalam pengarahan tersebut diikuti oleh Kajari Ogan Ilir, para Kepala Seksi dan Kasubbag, para Kasubsi, jaksa fungsional dan seluruh pegawai Kejari Ogan Ilir.

Sementara Ketua IAD, Yessi Yulianto juga memberikan pengarahan sekaligus memotivasi para wanita yang terkait dengan Korps Adhyaksa tersebut.

IAD adalah ikatan istri pegawai Kejaksaan, pegawai perempuan Kejaksaan, istri pensiunan pegawai Kejaksaan, pensiunan pegawai perempuan Kejaksaan dan janda pegawai Kejaksaan yang mandiri, non politik dan tidak terkait dengan organisasi politik manapun.

Hasil kunjungan kerja tersebut, lanjut Gita, Kajati Sumatera Selatan mengapresiasi pelayanan yang dilakukan Kejari Ogan Ilir selama ini.

“Pada prinsipnya, Bapak Kajati mengarahkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum harus mampu menjadi lembaga yang transparan, kredibel, dan akuntabel,” ujar Gita. (*/ica)