Pemakaman Ketua DKP PWI Sumsel Dilepas Banyak Kolega

PALEMBANG | KoranRakyat co.id – Jenazah H Kurnati Abdullah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kamboja Palembang, Rabu siang 14 Juni 2023. Sejumlah sahabat dan kolega almarhum Kurnati melepas dan mengantarnya ke pemakaman.
Diantaranya Sekda Kota Palembang, H Ratu Dewa, Ketua PWI Sumsel, Dr H Firdaus Komar, mantan Ketua DPRD Palembang, H Darmawan, dan Anggota Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumsel, H Helmy Marsindang.
Selain itu juga nampak mantan Ketua PWI Sumsel, H Oktaf Riady, serta para wartawan lainnya seperti Hadi Prayogo, dan H Salman Rasyidin, Anwar Rasuan, serta Bangun Lubis.
Kurnati Abdullah yang terakhir menjabat Ketua DKP PWI Sumsel, meninggal dunia Selasa 13 Juni 2023 sekitar pukul 21.09 WIB, saat dirawat di RS Siti Fatimah Palembang, karena sakit. Pak Kur begitu sapaan akrabnya meninggal dunia dalam usia 78 tahun. Ia meninggalkan seorang istri, dua anak dan empat cucu. Anak sulungnya, Dwitri Kartini mengikuti jejaknya menjadi wartawan, dan sekarang menjabat Sekretaris PWI Sumsel.
Ucapan duka dan belasungkawa sebagai rasa empathy banyak orang, juga terlihat di sejumlah gruf wa seperti di gruf wa PWI Sumsel, Wartawan Sumsel 789, Bamukoi dan lain-lain. Begitu juga kiriman papan bunga duka cita cukup banyak. Ucapan duka diantaranya datang dari mantan Sekda OI, HM Vickry Bastari, Ketua LPTQ OI, Ki Abdul Gofar, serta dari HDMY gubernur/wagub Sumsel.
Pak Kur memulai karier wartawan tahun 1964 di koran Mimbar Rakyat, bahkan dia mengawali kerja menjadi pelipat koran usai dicetak. Saat itu Mimbar Rakyat media yang berani “menyerang” PKI. Namun Kurnati juga sempat menjadi PNS, tapi ia lebih memilih banyak aktif di media sebagai wartawan.
Karier Pak Kur makin berkibar setelah bergabung dengan media harian lokal, Sriwijaya Post (Sripo). Ia pernah menjadi wartawan dan redaktur olahraga, yang sampai mengantarnya liputan Asian Games (AG) di RRC. Posisi sebagai wartawan olahraga juga memberinya kesempatan mendirikan Seksi Wartawan olahraga (SIWO) di Sumsel, salah satu bidang di tubuh PWI.
Di Surat Kabar Harian (SKH) Sriwijaya Post, Kurnati Abdullah juga selalu diamanahi posisi cukup strategis antara lain pernah menjadi Manajer Produksi, Sekretaris Redaksi, dan pernah juga menjadi Ketua Yayasan Karyawan.
Begitu juga di luar Sriwijaya Post, Kurnati juga pernah dipercaya menjadi Sekretaris PWI Sumsel, lalu naik menjadi Ketua PWI Sumsel selama dua periode 1999 – 2009. Di luar organisasi wartawan tersebut, Kurnati juga aktif di organisasi cabang olahraga. Kurnati pernah menjadi Waketum Percasi Sumsel, Ketua Harian PBSI Sumsel, dan Kabid Humas KONI Sumsel.
Selepas pensiun dari Sripo, Kurnati tetap berkiprah di dunia pers. Ia diminta menjadi Pimred sebuah media di Sumsel hingga akhir hayatnya. Atas kariernya yang panjang di bidang pers, Kurnati Abdullah dianugerahi penghargaan Pers Card Number One (PCNO) dari PWI pusat. Semoga kiprah Pak Kur ini dapat menjadi inspirasi para wartawan muda di Sumsel. (ica)
