21 Mei 2026

Meriahkan HUT Sumsel ke-80, UIN Raden Fatah Palembang Jadi Tuan Rumah Festival Kehutanan

KoranRakyat.co.id —-Memeriahkan HUT Sumsel ke-80, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dipercaya jadi tuan rumah Festival Kehutanan .

Mengutip laman radenfatah.ac.id. dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkolaborasi bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar kegiatan Festival Kehutanan, di Lapangan Rektorat Kampus Jakabaring, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Kenal Hutan, Kenal Masa Depan” ini, dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., serta Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Koimudin, S.H., M.M.

Festival Kehutanan turut diramaikan dengan kegiatan penanaman pohon di kawasan kampus serta pameran bertema kehutanan dan lingkungan hidup.

Pada kesempatan itu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas dipilihnya UIN Raden Fatah sebagai lokasi rangkaian HUT ke-80 Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kehutanan.

ist

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur telah memilih UIN Raden Fatah sebagai lokasi rangkaian HUT Sumsel,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor juga menjelaskan bahwa Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah dibangun di atas lahan rawa dengan perencanaan konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar, sehingga tetap aman dan mendukung penghijauan kampus.

“UIN Kampus Jakabaring ini dibangun di atas lahan rawa dan program penanaman ini juga sangat bermanfaat untuk menambah penghijauan di lingkungan UIN, terlebih cuaca di kawasan kampus cukup panas,” jelasnya.

Sementara itu, Herman Deru menekankan pentingnya meningkatkan literasi lingkungan bagi generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan berkelanjutan.

ist

“Literasi hutan bagi generasi muda sangat penting di tengah kondisi lingkungan saat ini. Karena itu, penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi upaya agar anak-anak zaman sekarang mengenal wujud dan manfaat besar dari pohon,” ungkapnya.

Ia juga berharap Festival Kehutanan dapat memperkuat peran kampus sebagai pusat edukasi lingkungan dan penggerak pelestarian alam di Sumatera Selatan.

ist

“Festival Kehutanan ini diharapkan dapat menjadikan kampus sebagai pusat edukasi dan penggerak pelestarian alam di Sumatera Selatan,” lanjutnya.

Di sisi lain, Koimudin menyampaikan bahwa Festival Kehutanan digelar untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian hutan demi masa depan yang berkelanjutan.

“Hari ini dilakukan penanaman sebanyak 200 pohon sebagai langkah rehabilitasi dan pelestarian hutan. Kegiatan ini juga melibatkan kelompok tani serta dimeriahkan dengan berbagai stand pameran hasil hutan,” pungkasnya. (*)