19 April 2026

Sampaikan RAPBD Natuna 2021, Ini fokus Bupati Natuna

0

KR, Natuna- Kondisi perekonomian Natuna yang belum pulih dan panjangnya pwaktu krisis akibar Pandemi Covid-19 tak menurutkn rencana pembangunan Natuan di tahun 2021, meskiounh9ngga peretngahan tahun kondisi kas masih minim dan transfer dana dari pemerintah pusat belum tampak kapan akan terealiasi, Bupati Natuna Wan Siswandi tetap optimis, rencana kerja dan target pembanguann 2021 akan tercapai. Target sebesar 1,18 Triliun ditetapkan di tahun 2021. 

Fakta ini terlihat dari postur RAPBD Perubahan 2021 yang hari ini disampaikan Bupati Natuna Wan Siswandi ke DPRD Natuna untuk segera dibahas.

Perubahan pendapatan pada tahun anggaran 2021 dialokasikan sebesar Rp 1,18 triliun, dengan rincian sebagai berikut

Pendapatan asli daerah pada perubahan APBD dialokasikan sebesar Rp 74,07 miliar, pendapatan transfer dialokasikan sebesar Rp 1,09 triliun, dengan rincian transfer pemerintah pusat pada perubahan dialokasikan Rp 1,03 triliun dan transfer antar daerah dialokasikan sebesar Rp 63,91 miliar. Lain-lain pendapatan yang sah dianggarkan sebesar Rp 11,39 miliar.

Komposisi belanja berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 77 tahun 2020 dibagi menurut kelompok terdiri dari, belanja operasional pada perubahan APBD tahun anggaran 2021 dianggarkan sebesar Rp 806,04 miliar. Perubahan untuk belanja operasional diperuntukkan untuk belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah dan belanja bantuan sosial.

Kemudian belanja modal dialokasikan sebesar Rp 216,26 miliar, yang diperuntukan kegiatan tahun berjalan maupun kewajiban kepada pihak ketiga yang belum diselesaikan dari pekerjaan tahun sebelumnya.

Sedangkan untuk belanja tidak terduga dialokasikan sebesar Rp 29,05 miliar, yang diperuntukan untuk keadaan darurat, salah satunya adalah penanganan pandemi Covid-19 dengan mempedomani ketentuan peraturan perundangan-undangan.

Selanjutnya untuk belanja transfer dialokasikan sebesar Rp 147,35 miliar terdiri dari bagi hasil pajak dan retribusi daerah ke desa, alokasi dana desa dan dana desa.

Selain itu Natuna juga masih mempunyai cadangan silpa tahun 2020 pyang telah dilakukan audit oleh BPK terhadap laporan keuangan tahun anggaran 2020 sebesar Rp 16,03 miliar

Penyampaian Nota pengantar keuangan RPABD-P Natuna 2021 dibcakan sendiri oleh Bupati Natuna dihadapan Rapat Paripurna DPRD Natuan dengan agenda Penyampaian Pidato Bupati Natuna Terhadap Pengantar Nota Kesepahaman Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Tahun 2021, Senin (20/09).

Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar dan Bupati Natuna, Wan Siswandi, dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD beserta anggota, dan Wakil Bupati Natuna, bseserta Kepala OPD juga Pimpinan FKPD dan tamu undangan lainnya itu berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Natuna. (red)

Tinggalkan Balasan