22 April 2026

Suspek Covid19 Meningkat Wabup Natuna Ingatkan PHBS

0

KR Natuna – Peningkatan jumlah suspek Covid-19 diawal ramadhan, membuat Wakuil Bupati Natuna Hj Ngesti Ys ikut p rihatin,  ada sevbanyak 17 kasus dalam minggu pertama ramadhan mencatatkan Natuna menjadi daerah  zona waspada

Wabup natuna Ngesti Yuni

”  Saya minta kepada Forum Kerukunan Umat Beragama agar menyampaikan kepada masyarakat Natuna untuk  menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada, termasuk dalam menjalankan rangkaian ibadah Ramadhan,  ”  pesan wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti  saat rapat rutin FKUB di ruang kerjanya Bukit Arai, (16/04) 

rapat FKUB Natuna

Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati yang didampingi oleh Asisten I Setda Natuna Budi Darma ini juga hadir Kepala Kementerian Agama Natuna, Kepala Bakesbang, perwakilan Kodim 0318, perwakilan POLRES Natuna, MUI, Perwakilan Pendeta, perwakilan Hindu dan Perwakilan dari Mubaliq, disamping membahas penekenan lajunya penyebaran covid, juga membahas agar paham radikalisme agar tidak masuk ke Natuna

Selama bulan Suci Ramadhan aktifitas ibadah umat muslim meningkat,  sementara Natuna berubah setatus dari Zona Hijau menjadi zona Kuning  karena penambahan suspek yang terjadi  cepat.

Ngesti  berharap  peran pengurus masjid perlu ditingkatkan agar penerapan protokol kesehatan jamaah dipatuhi,

“Pengurus masjid bisa mengarahkan jamaah agar mencuci tangan baik saat masuk masjid atau pulang dari Masjid, kemudian para imam masjid agar selalu menyampaikan kepada jemaah agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dimanapun berada agar selalu mempergunakan masker, ” Pesan Ngesti.

Ngesti juga mengingatkan agar ada upaya  menejelaskan kepada ,masyarakat bahwa solat sunat, bagi jamaah bisa juga dilakukan di rumahguna mendukung upaya bersama  memutuskan penyebaran covid-19.

Untuk masyarakat non muslim Ngesti juga mengingatkan  para pendeta dan pimpinan lainnya agar menyampaikan kepada jamaatnya juga harus menjalankan  protokol kesehatan selama  Ibadah, maupun saat berada ditengah masyarakat.

(red)

Tinggalkan Balasan