Wartawan pun Meliput dari Jarak Dekat Tanpa Rasa Cemas

example banner

NATUNA | Koranrakyat.co.id — Sejumlah wartawan media televisi, cetak dan online di Natuna diijinkan meliput dari jarak cukup dekat dari area Hanggar Barat Lanud Ranai, hanya beberapa puluh meter. Tidak ada larangan ketat dari aparat dan tim kesehatan.

”Wartawan saja diijinkan meliputi di area Lanud Ranai mewawancarai Pak Menteri, bahkan mereka berada di area cukup dekat dengan Hanggar Barat. Ini menandakan bahwa WNI yang dipulangkan ke Indonesia melalui Natuna, sudah dinyatakan aman sejak mereka keluar dari Wuhan,” ujar Rustian salah satu Petinggi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kepada wartawan di lokasi evakuasi.

Hanya saja, menurut Rustian, wartawan peliput tetap diminta untuk tidak terlalu dekat atau kontak langsung dengan mereka, termasuk bersentuhan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ketika peawat mendarat di Bandara Lanud Ranai, Minggu (2/2/2020) siang, para petugas berpakaian lengkap langsung mengambil posisi untuk melakukan sterilisasi area bandara termasuk dua pesawat TNI AU yang tiba.

Berbeda dengan para pejabat negara yang menunggu, justru saat kedatangan WNI dari Wuhan ini, hanya menggunakan pakaian kedinasan saja, tidak menggunakan pakaian khusus. Pejabat negara yang mendampingi Menkes tersebut adalah Kepala BNPB, Menko PMK, Pangkogabwilhan I dan semua pejabat teras dari Natuna ikut menyambut dan mendampingi Menkes.

”Tidak ada instruksi harus menggunakan pakain khusus. Pakaian khusus hanya digunakan petugas medis yang kontak langsung dengan WNI yang dievakuasi,” ujar Rustian menambahkan.

Fakta ini secara tidak langsung juga menjawab keresahan warga Natuna yang takut bahkan syok, karena kahwatir terdampak virus corona. Sebab jarak pemukiman warga di sekitar Lanud Ranai, rata-raya berjarak 1 kilomter.

Kendati sudah dinyatakan aman, namun Rustian tetap menganjurkan agar wartawan tetap menjaga jarak ketika melakukan peliputan, agar tidak kontak langsung atau bersentuhan dengan WNI dari Wuhan ini beberapa hari ke depan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *