Korban Bus Masuk Jurang di Pagaralam, 29 tewas 13 Luka Berat

example banner

PAGARALAM | Koranrakyat.co.id – Jumlah kornan meninggal dalam peristiwa kecalakaan bus masuk jurang di Km 9 Kelurahan Plang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam, terdata sebanyak 29 orang. Beberapa korban sudah dijemput keluarganya, dan sebagian lagi masih berada di rumah sakit.

Hingga kini Tim gabungan terdiri dari Kepolisian, BPBD, Basarnas, TNI, dan pemerintah setempat masih berupaya mengevakuasi 12 korban lainnya, yang diperkirakan hanyut terbawa arus sungai Lematang yang cukup deras. Sementara korban yang terjebak di dalam bus masih diupayakan untuk dikeluarkan.

Kapolres AKBP Dolly Gumara SIK MH didampingi Kasat Lantas Iptu Riki Mozam dan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pagaralam Nopi Hendri ST menyebutkan ada 27 orang meninggal dunia dan 13 orang luka-luka akibat kecelakaan Bus Sriwijaya rute Bengkulu menuju Palembang yang terjun ke jurang di Jalan Lintas Pagaralam – Lahat sedalam 50 meter.

Bus Sriwijaya tersebut berjenis Mitsubhisi Fuso BM Nomor Polisi BD 7031 AU yang dikemudikan oleh Fery menabrak dinding penahan tikungan di Lematang Indah, sehingga meluncur masuk sungai berarus deras, dengan ekdalaman sekitar 50 meter.

Upaya evekuasi dan pencarian korban sedikit terhambat karena situasi sungai Lematang yang berbatu dan licin. Bahkan pada bagian gertentu terdapat kedalaman air sungai yang mencapai 1,5 meter

Riki menambahkan, Bus Sriwijaya berangkat dari pool sekitar pukul 14.00 WIB membawa 52 orang penumpang dari arah Kota Bengkulu menuju Palembang tapi baru berhasil dievakuasi 40 orang.

Saat melewati tikungan Lematang Indah KM 9 Kota Pagaralam sekitar pukul 23.00 WIB, mobil dengan kecepatan tinggi menabrak dinding pembantas sehingga masuk ke jurang sedalam 50 meter.

“Bus tersebut jatuh ke tengah aliran Sungai Lematang yang mengakibatkan korban meninggal dan luka luka akibat benturan, terhimpit badan bus dan tenggelam,” ujarnya.

Dia mengatakan, untuk korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Besemah Pagaralam dan bus mengalami rusak berat, dan ada yang sudah dijemput keluarga.

Saat ini pihak kepolisian, Dinas Perhubungan, BPBD, Basarnas setempat masih melakukan evakuasi di sekitar lokasi kejadian kemungkinan masih ada korban yang hanyut. “Kita masih proses evakuasi dan pendataan penumpang, jadi data belum lengkap,” tandasnya. (red)

Berikut Identitas korban yang berhasil didata tim evakuasi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *