Ini Permintaan Bupati Natuna ke Kajati Kepri

example banner

KR, Natuna- Kajati Kepulauan Riau siap mendukung pembangunan daerah Kabupaten Natuna dan berharap bisa bekerja sama dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Natuna dalam membangun wilayah Kabupaten Natuna agar bisa maju dan berkembang seperti daerah lainnya.

Pernyataan ini disampaikan Kajati Kepri Edy Birton, SH. M.H dihadapan Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal M.Si  dan jajaranya saat acara ramah tamah kunker Kajati Kepulauan Riau di Jelita Sejuba, Natuna (03/09).

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah komitmen kejaksaan yang terus mengawal proses pembangunan paket pekerjaan yang dilakukan baik pengadaan maupun pekerjaan prosesnya hingga selesai di Natuna.

” Kita dukung pembangunan di Natuna istu sebabnya beberpa  paket pekerjaan kita kawal bersama tim TP4D. gunanya agar tepat waktu dan tepat sasaran supaya Natuna cepat maju,” Jelas Edy Birton, SH. M.H .

Kajati Kepri yakin Kabupaten Natuna merupakan daerah yang tempat wisatanya begitu indah yang perlu dikemas agar bisa membuat para wisatawan datang berkunjung ke Natuna untuk melihat keindahan alamnya, dengan demikian pada gilirannya nanti bisa membuat pertumbuhan perekonomian daerah ini sendiri.

Pada kesempatan ini Bupati Natuna Hamid Rizal berterimakasih kepada Kajati Kepri beserta rombongan yang telah sudi mengunjungi Kabupaten Natuna.

Hamid Rizal juga memperkenalkan Kabupaten Natuna yang memiliki luas laut mencapai 99 persen dari total luas wilayahnya serta memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan diantara dibidang pertanian, pertambangan, pariwisata dan banyak lagi potensi lainnya.

Selain besarnya potensi positif Bupati Natuna juga mengingatkan geografis Natuna yang wilayahnya 98 persen lautan justru berpotensi terjadi banyak kasus ilegal fishing diwilayah yang sekarang dikenal dengan nama laut Natuna Utara.

Hamid Rizal mengaku persoalan ini menjadi dilema bagi Pemerintah Daerah, mengingat saat ini kewenangan mengelola wilayah laut sudah dibatasi hanya sampai dibibir pantai saja, semua kewenangan yang menyangkut laut diambil alih oleh provinsi, Nah masalah dilaut ini ekses masalahnya justru berpindah kedaratan Natuna karena para pelaku ilegal fishing yang ditangkap dan bermukim di daratan,meskipun sudah dalam pengawasan Lanal Ranai dan Kajari Ranai, tetapi kita kawatir tetap membawa dampak sosial dan keamanan bagi masyarakat khususnya nelayan di Natuna.

” Saya berharap ada kebijakan dan tindakan tegas dari Pemerintah Pusat dalam membantu masyarakat nelayan Kabupaten Natuna agar ada solusi terhadap potensi dampak negatifnya.” Jelas Hamid Rizal.

Menjawab kekawatiran Bupati Natuna Kajati Kepulauan Riau, Edy Birton, SH. M.H  memang saat ini banyak kasus pelanggaran hukum diwilayah laut Natuna diantaranya masalah Ilegal Fishing yang dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA).

“Untuk WNA yang melakukan Ilegal Fishing hanya bisa dituntut denda dikarenakan ada perjanjian antara Negara dan tentunya ini menjadi masalah tersendiri dalam hal penegakan hukum khususnya di Wilayah Kabupaten Natuna. tetapi memnag kita harus duduk bersama untuk mencari solusinya,” jelas Kajati Kepri.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua IAD Kejati Kepri, Lilinda Edy Birton, Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA, Assintel Kejati Kepri ,Aspidsus Kejati Kepri , Unsur FKPD, Sekda Natuna, Wan Siswandi, Kepala OPD Kab. Natuna, rombongan Kajati Kepri dan para staf Kejari Natuna . (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *