Press "Enter" to skip to content

Ke Jepang, Bupati Natuna Promo Potensi Natuna

KR, Natuna- Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal mempromosikan potensi Natuna diajang forum Indonesia Japan Business Forum (IJBF) yang digelar di Central Public Hall, Osaka Jepang selama 2 hari sebagai bagian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20, tahun 2019.

Bupati Natuna didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perikanan dan Kepala Dinas Penanaman Modal serta Kaban Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Natuna menggelar pertemuan dengan perusahaan Toyobo Engineering.Co.Ltd dan beberapa perusahaan nasional Jepang lainnya.

Rombongan Bupati Natuna ini menghadiri undangan kunjungan balasan dari Kedutaan Jepang untuk Indonesia beberapa waktu yang lalu sempat mengunjungi Natuna.

Dalam kesempatan tersebut, Konsulat Jendral Kedutaan Indonesia untuk Jepang, Mirza Nurhidayat dalam sambutan pembukanya menjelaskan bahwa KJRI Osaka saat ini sedang focus dan serius untuk mendorong investasi dari Jepang ke Natuna.

Selain itu Direktur Toyobo Engineering, Yoshinari Obira sempat menawarkan produk unggulannya yang sangat poluper dan sudah dikembangkan di Arab Saudi, yaitu Reverse Osmose (RO) yang berfungsi merubah air laut menjadi air bersih yang dapat diminum.

” Kami  sempat mengikuti pertemuan dengan perusahaan Masachi Industry dimana dalam pertemuan tersebut Direktur Masachy Industri, Hirobumy Kobayashi menerangkan bahwa perusahaan yang dipimpinnya memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak dibidang perikanan dan pengembangan pariwisata. Hirobumy mengakui sangat tertarik dengan pemaparan kedua potensi tersebut, dan berencana Invest di Natuna, ” jelas Hamid Rizal.

Menurut Hamid Rizal Perusahaan ini berencana memerintahkan anak perusahaan yang dimilikinya untuk segera melakukan peninjauan lapangan dalam waktu dekat untuk melihat kondisi dan peluang pengembangan usaha di Natuna.

“Perusahaan Hirobumy juga mengatakan bahwa saat ini Jepang sedang mengalami krisis tenaga kerja, khususnya dibidang kesehatan seperti dokter, bidan dan perawat. Sementara tenaga kerja yang ada saat ini merupakan angkatan kerja dengan usia yang sudah kurang produktif.

Oleh karenanya, saya berencana untuk mengajukan agar Kabupaten Natuna juga dapat membantu Jepang dengan menyediakan, atau mengirim tenaga produktif bidang kesehatan. Tentunya melalui prosedur dan regulasi yang berlaku di Indonesia.” Tambah Hamid Rizal.

Menyikapi permintaan dari pihak Masachi Industry, Bupati Natuna sangat menyambut baik hal tersebut dan berjanji akan segera melakukan rekruetmen dan seleksi tenaga kerja, baik dari SMK bidang pertanian dan pariwisata yang ada di Natuna, serta mempersiapkan tenaga medis sesuai dengan kebutuhan.

Hadir pula pada kesempatan tersebut beberapa pengusaha nasional jepang, diantaranya dari pihak United in Diversity Foundation, Yumex Ltd, King – Foods Ltd, R Round, Santo Coffee Marketing Ltd, Kawasaki Heavy Industries,Ltd, M3 Doctor Support, Inc, FTI Japan,Co.,Ltd, LNG Japan Corporation, Invironment Bureau Of Osaka City Government, Global Info, Suito Com dan Lasin. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *