Press "Enter" to skip to content

Wow..!! Pemkab Muba Beli Mobil Mewah Rp 6,2 M untuk Tamu

PALEMBANG | Koranrakyat.co.id — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kini dalam sorotan publik. Hal ini terkait kebijakan Pengadaan mobil mewah oleh Bagian Umum dan Perlengkapan Setdakab yang nilainya sangat fantastis, yakni seharga Rp 6,2 Miliar. Alasannya, kendaraan ini untuk menghandel tamu penting.

Buntut dari kebijakan ini, Senin (17/6/2019), sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam beberapa LSM menggelar aksi damai sekaligus mealporkannya ke Polda Sumsel.

”Ini sangat tidak pantas. Selain pemborosan anggaran, pengadaan tersebut ditenggarai mengandung unsur korupsi,” Ketua Umum Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi (Pose) RI, Desri Lefri dalam orasinya.

Didampingi koordinator LSM PP Sumsel, Idham Zulfikri dan sejumlah aktifis penggiat anti korupsi ia meminta penegak hukum baik di Mapolda Sumsel maupun Kejati Sumsel memeriksa bagian Umum dan Perlengkapan Setdakab Muba terkait pengadaan mobil mewah tersebut.

Dalam kesempatan ini Desri juga menyerahkan sejumlah data dan dokumen untuk diperiksa karena pihaknya menduga ada pelanggaran hukum dan potensi kerugian negara yang diakibatkan kegiatan tersebut.

”Yang berhak menyatakan ada tidaknya unsur korupsi dalam kegiatan ini adalah penyidik, baik Polda Maupun Kejati. Tugas kami hanya memberikan data, dan harapan kami kasus ini dapat menjadi atensi,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam Rancangan Umum Pengadaan (RUP) Pemerintah Daerah Musi Banyuasin (Muba), tepatnya pada sekretariat daerah tahun anggaran 2019 terdapat kegiatan belanja kendaraan dinas yang sangat fantastis . Belanja tersebut terdiri dari 9 poin pengadaan dengan jumlah anggaran yang digelontarkan senilai Rp19.732.000.000,00 (Rp 19,7 milyar).

Kegiatan tersebut dapat dirinci,
Belanja Kendaraan Dinas operasional Type 1 (Pick Up) dengan kode (18808580) senilai Rp1.580.000.000 (4 unit)Belanja Modal Pick Up Type 2 dengan kode (19704163) senilai Rp880.000.000 (2 unit)Belanja Kendaraan Dinas Operasional Tamu Type 1 (Jepp) dengan kode (18808612) senilai Rp6.263.000.000 (1 unit)Belanja Kendaraan Dinas Operasional Tamu Type 2 (SUV) dengan kode (18808585) senilai Rp532.000.000 (1 unit)Belanja Kendaraan Dinas Operasional Tamu Type 2 (Jepp) dengan kode (20250298) senilai Rp2.225.000.000 (1 unit)Belanja Kendaraan Dinas Operasional Tamu Type 3 (Jepp) dengan kode (20326513) senilai Rp2.375.000.000 (1 paket).Belanja Kendaraan Dinas Operasional Tamu Type 2 (SUV) dengan kode (18808585) senilai Rp532.000.000 (1 unit)Belanja Kendaraan Dinas Operasional Tamu (sedan) dengan kode (21458993) senilai Rp4.275.000.000 (1 unit)Belanja Kendaraan Bermotor Penumpang Type 1 (SUV) dengan kode (21466976) senilai Rp1.070.000.000 (2 unit). Dengan jumlah keseluruhan anggaran yang dikucurkan mencapai Rp19.732.000.000,00.

Kabid Humas Polda Sumsel, yang diwakili Kompol Suparlan setelah menerima laporan dan sejumlah dokumen mengatakan pihaknya memberi apreseasi kepada LSM PP Sumsel dan Pose RI yang telah melakukan aksi damai dengan tertib. Pihaknya berjanji akan menindak lanjuti laporan tersebut demi tegaknya supremasi hukum.

“Kami akan mempelajari laporan ini terlebih dahulu dan jika memang ditemukan adanya indikasi korupsi pasti akan kami usut sampai tuntas,” pungkasnya. (red)

sumber: sidaknews.com

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *