Press "Enter" to skip to content

Wabup Natuna Belajar Kelola Perikanan Ke Cilacap

 

TPI di Cilacap

GDN Online Natuna-  Kabupaten Cilacap Jawa tengah berhasil meningkatkan produksi Perikanan yang signifikan menyumbang PAD, Untuk itu Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA melaksanakan kunjungan kerja guna belajar bagaimana mengelola potensi perikanan yang baik.

Sesuai data dinas perikanan Pemkab Cilacap hingga 2018 Produksi perikanan budidaya untuk konsumsi ikan air tawar Kabupaten Cilacap mencapai Rp 400 Miliar. Produksi perikanan budidaya ikan hias di tahun 2018 yang terdiri ikan cupang, louhan dan jenis ikan lainnya mencapai Rp 11 Miliar pertahun. Untuk Volume dan nilai bahan baku unit pengolahan ikan Kabupaten Cilacap tahun 2018 yang terdiri pembekuan, penggaraman, pemindangan dan lain sebagainya mencapai Rp 300 Miliar.

Ngesti YS diterima Wakil Bupati Cilacap Samsul Auliya Rahman,

“Potensi PAD perikanan yang ada di Kabupaten Cilacap cukup besar, ini harus dapat dipelajari bagi Kabupaten Natuna dalam rangka meningkatkan potensi perikanan Natuna, termasuk berkenaan dengan potensi perikanan budidaya dan air tawar yang bisa diterapkan di Kabupaten Natuna. Juga berkenaan dengan sistem pengelolaan tempat pelelangan ikan yang dikelola oleh Unit Pelayanan Teknis Dinas Perikanan Cilacap.” Jelas Wakil Bupati Natuna Dra. Hj.Ngesti Yuni S. (04/05)

Ngesti lebih jauh menjelaskan meniru kabupaten Cilacap pengelolaan masingt-masing p[otensi perikanan bisa diserahkan kepada pihak ketiga seperti badan usaha milik daerah, koperasi atau kelompok usaha nelayan lainnya, papar Wakil Bupati Cilacap.

” Pemkab Natuna juga belajar cara mengelola dan menetapkan regulasi retribusi tempat pelelangan ikan, Natuna bisa mencontoh Pemerintah Kabupaten Cilacap melaksanakan retribusi terhadap tempat pelelangan ikan ynag saat ini berada di Selat Lampa.” Tambah Ngesti YS.

Selama Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Cilacap, rombongan diterima langsung oleh Wakil Bupati Cilacap Samsul Auliya Rahman, S.STP, M.Si diruang rapat Wakil Bupati Cilacap yang didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, Kepala Bappeda Kabupaten Cilacap dan Kasubbag Otonomi Daerah Setda Kabupaten Cilacap.

Saat itu Wakil Bupati Natuna didampingi Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam BP3D Kabupaten Natuna, Emil Lismana, SE, berkesempatan menyampaikan paparan tentang Kabupaten Natuna dan potensi-potensi yang ada di Natuna, khususnya yang berkenaan dengan potensi perikanan Natuna serta berkenaan dengan kendala-kendala nelayan yang ada di Natuna termasuk kemampuan daya tangkap, pengelolaan maupun pengolahan.

Sementara Wakil Bupati Cilacap juga menyampaikan tentang geografis dan potensi Kabupaten Cilacap yang secara spesifik dijelaskan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap. Penjelasan disampaikan berkenaan dengan potensi perikanan tangkap Kabupaten Cilacap.

Selain potensi perikanan dilaut, untuk saat ini Kabupaten Cilacap sedang melaksanakan potensi perikanan air tawar.
Untuk sarana penangkap ikan di Cilacap dari perahu motor kecil sampai dengan perahu motor dengan kapasitas 30 GT keatas.

Pelabuhan Perikanan Cilacap juga tersedia Tempat Pelelangan ikan (TPI), Bengkel-docking Kapal, Depot BBM, Cold Storage, Pabrik Es, Toko Alat Penangkap Ikan dan Lembaga Keuangan.

Produksi perikanan tangkap 2018 Kabupaten Cilacap mencapai jumlah 4 milyar lebih dalam setahun. Untuk potensi perikanan budidaya terdiri dari air tawar dan air payau/tambak.

Prasarana dan sarana balai benih ikan Kabupaten Cilacap terdapat 3 tempat balai benih ikan yang membudidayakan ikan gurami, ikan lele, udang galah dan lain-lain. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *