Press "Enter" to skip to content

Seni Terbangan, Tetap Lestari di Desa Seri Menanti Muara Kuang

INDRALAYA | Koranrakyat.co.id – Permainan musik tabuh begitu banyak di nusantara dan negeri tercinta ini, salah satunya adalah seni terbangan, yang masih di pertahankan oleh masyarakat desa Seri Menanti.

Bahkan pemerintah desa melalui Kades Adi Candra pun sangat mendukung kegiatan budaya etnik ini, dengan mensuport dana sebesar Rp 4.957.800 dari dana ADD.

Pementasan yang berlangsung pada jum’at 18 januari 2019. Pukul 20 ; 00 WIB ini adalah undangan dari Iwan warga kmpung 1 RT 2 desa Seri Menanti, dalam rangka memeriahkan acara jelang resepsi khitanan anaknya yang pertama.

Bapak Nursaman, selaku pendidik dari grup penabuh terbangan Saropal Anam ini mengatakan, ada banyak nama jenis tabuhan dalam permainan seni ini, contohnya luhusi, marja dan markam. Dan beliu pun siap mendidik siapa pun yang mau mendalami seni budaya terbangan ini, seperti yang kami kutip dari pidato sambutannya menjelang pementasan seni tadi malam.

Kemudian Bpk Zarimi, selaku pemangku adat pun menambahkan, mari kita sama_sama menjaga dan melestarikan budaya milik kita ini, agar jangan sampai hulang pupus kedepannya. Di harapkan generasi muda untuk ikut berperan serta menjaga budaya, ikut berlatih memainkan musik dan melantunkan syair pengiring tabuh, agar regenerasi tidak terputus.

Dalam mensiasati terjaganya budaya ini, pemerintah desa dan pemangku adat serta guru pembimbing sepakat, akan di adakan pelatihan para pemuda sekali setiap minggunya, yaitu di tetapkan setiap malam selasa d kediaman Bpk Nursaman selaku guru pembimbing. Namun, tidak menutup kemungkinan, jika ada yang bersedia untuk menyelenggarakan di kediam para pemuda yang akan di latih. (zakri

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *