27 September 2022

Apel Pasukan Ops Lilin Musi 2018 Bersamaan Peringatan Bela Negara

LAHAT | Koranrakyat.co.id —  Apel Gelar Pasukan OPS Lilin Musi -2018 dan peringatan hari Bela negara tahun 2018 Kabupaten Lahat, digelar, Jum’at (21/12/2018) di halaman kantor Pemkab Lahat.

Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Musi 2018 Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan natal 2018 dan tahun baru 2019. Dengan mengusung tema “Indonesia tanah airku tercinta dan kubela sepanjang masa.”

Turut hadir dalam upacara ini  Bupati Lahat H. Cik Ujang,SH,Dandim 0405 yang di wakili Kasdim 0405 Lahat  Mayor inf. Derry Sepriyadi SH, Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK, Wakil DPRD Lahat Sri Marheni, SH, FKPD dan SKPD Kabupaten Lahat, Asisten, staf ahli beserta jajaran Pemda lahat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap, SH.M.Si dan Bupati Lahat H. Cik Ujang, SH

Bupati Lahat H. Cik Ujang dalam amanatnya mengatakan saat ini ujaran kebencian dan kebohongan sudah menyebar di mana mana. Karena itu  generasi muda dituntut untuk menggunakan media sosial sebagai media untuk belajar dan media untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

Generasi muda hendaknya menggunakan media sosial untuk menyebarkan nilai nilai pencasila dan terus mempererat bhineka tunggal ika. Generasi muda  yang telah ikut bela negara yang mewujudkan kecintaan bangsa.

Dilanjutkanya kesadaran bela negara yang berakar kepada nilai nilai luhur bangsa harus tetap tertanam dalam jiwa raga segenap bangsa indonesia.Hal ini harus di tumbuhkan  sejak dini melalui pendidikan serta aksi bela negara di berbagai bidang.Diperlukan cara-cara yang inopatif serta adaptif dengan perkembangan jaman gerak anak-anak muda kita mendapatkan ruang untuk mengapresiasikan tanah air.

Sedangkan Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap,SIK mengungkapkan bahwa operasi lilin ini merupakan dalam rangka  berpartisipasi memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara yang merayakan natal fan tahun baru.

Acara di lanjutkan dengan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras sebanyak 2.600 botol yang di hasilkan dari kegiatan kepolian yang di tingkatkan dari polsek maupun polres selama 2 minggu. (Wandra)

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas