Press "Enter" to skip to content

Harnojoyo: Gotong Royong Jurus Jitu Sadarkan Warga Tak Buang Sampah Sembarangan

PALEMBANG | Koranrakyat.co.id — Kegiatan Gotong royong yang menjadi salah satu program unggulan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang semakin digalakkan. Di mata Walikota Palembang, Harnojoyo,  ini adalah jurus paling jitu merubah pola dan menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Pernyataan itu disampaikan saat mengahdiri acara Operasi Semut, di  di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Palembang, Kamis (27/9/2018),  Kegiatan ini dilaksanakan  komunitas Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Palembang  yang melibatkan hampir 1.500 anggota dari PHRI, Asita dan stake holder PHRI.

Operasi memungut sampah ini diawali di titik kumpul Monpera dengan rute melwati sepanjang jalan Merdeka, Kantor Pos, lanjut menuju Sungai Sekanak, memasuki jalan disamping Kantor Walikota, kemudian bergerak menuju ke BKB dan finis kembali di Monpera.

Walikota Palembang Harnojoyo memberikan apresiasi kepada PHRI yang menggelar kegiatan gotong royong ini.  “Kalau mau merubah kebiasan buruk warga yang membuang sampah sembarangan itu, ya dengan gotong royong mengajak membersihkan sampah,” tegas Harno.

Nah dari kegiatan hari ini, tegas Harnojoyo adalah bentuk moral membentuk karakter masyarakat untuk pola hidup sehat dan bersih.
Terlebih saat ini, Kota Palembang menjadi kota yang diperhitungkan untuk kunjungan wisata yang ada di Indonesia.

“Yang menjadi tujuan dan prioritas adalah pariwisata berkelanjutan melalui tiga aspek seperti memperhatikan lingkungan, sosial dan ekonomi. Lingkungan yang bersih dan rapi menjadi tujuan kita,” tutur Harnojoyo.

Menurut orang nomor satu di Kota Palembang ini, hampir empat tahun ini mengimbau masyarakat untuk mengubah pola perilaku buang sampah sembarangan melalui gotong royong.

“Kita akan merevisi perda terkait membuang sampah sembarangan. Kalau dulu denda sampai 50 juta kurungan 7 bulan, sekarang kita ringankan menjadi 250 ribu dan 3 hari kurungan. Jadi jangan sampai masyarakat terkena sangsi ini, ” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Palembang, Herlan Asfiudin mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Sedunia yang digelar setiap 27 September. “Kegiatan ini rutin kita gelar setiap tahunnya,” ungkapnya, Kamis (27/9/2018).

Ia menjelaskan, melalui peringatan Hari Pariwisata Sedunia ini, menjadi momentum untuk para anggota PHRI dan semua mitra untuk lebih sadar akan kebersihan.

“Adanya kegiatan ini karena kita mensuport Pemkot Palembang untuk menciptakan Palembang bersih, ” ungkapnya. (hms)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas