Pembangunan Pasar Tradisional Gemiung Kecamatan Buana Pemaca Dimulai

example banner

MUARADUA | Koranrakyat.co.id — Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, melalui Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), mulai melakukan berbagai persiapan teknis pelaksanaan pembangunan pasar tradisional Gemiung di Kecamatan Buana Pemaca.

Pelaksanaan proyek ini diawali dengan penandatangan kontrak, dan dilanjutkan dengan serah terima lapangan dan pelaksanaan titik nol, yang dilaksanakan langsung di Desa Gemiung Kecamatan Buana Pemaca, awal semptember lalu. Hal ini dilakukan mengingat waktu pelaksanaan yang begitu singkat agar selanjutnya dapat dilakukan tahapan pekerjaan.

Pelaksanaan titik nol dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Koperindag Kabupaten OKU Selatan yang dalam hal ini diwakili oleh oleh Kepala Bidang Pasar Dinas Koperindag Bukri, SE. MM. Hadir dalam acara ini, pejabat PPK, Konsultan, kontraktor dan pihak kecamatan. Selain itu dalam kegiatan tersebut juga dilakukan doa bersama agar semuanya lancar tanpa kendala,

Selanjutnya, Pemkab OKU Selatan melalui Dinas Koperindag juga menggelar Pre Construction Meeting (PCM), terkait Persiapan Pelaksanaan Kontrak pada Pekerjaan Jasa Konstruksi Pembangunan Pasar pertama untuk rakyat Gemiung ini. Secara teknis Proyek ini akan dilaksanakan PT. bukit Walet Sejahtera selaku Kontraktor Pelaksana.

Pembangunan pasar Gemiung didanai melalui TP APBN Kementerian Perdangangan Tahun Anggaran 2018. Masa pengerjaan poryek 120 hari kalender terhitung mulai 1 September 2018 sampai dengan 29 Desember 2018.

Plt. Kepala Dinas Koperindag Kabupaten OKU Selatan, Joni Rafles, AP. MSi, bersama pejabat PPK,dan kontraktor pelaksana saat penetapan titik nol dan peletakan batu pertama, pembangunan pasar tradisional di dsa Gemiung Kecamatan Buana Pemaca, OKU Selatan. (f/Kominfo OKUS)

Plt. Kepala Dinas Koperindag Kabupaten OKU Selatan, Joni Rafles, AP. MSi, saat penetapan titik nol dan peletakan batu pertama, mengatakan pasar desa ini nantinya akan sangat membantu masyarakat Buay Pemaca dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bagi Kecamatan Buay Pemaca ini adalah pasar tradisional desa pertama yang ada di Kecamatan Buana Pemaca. Pasar tersebut diharapkan mampu menjadi magnet pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan terutama mendorong kemajuan dari sisi ekonomi bagi masyarakat.

“Sebagai wilayah yang berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten OKU Selatan, harapan ke depan nantinya pasar ini harus bisa bersaing dan menunjukan jika wilayah kita jika disokong pembanganunan dan investasi maka akan maju seperti daerah lainnya., makanya harapan setelah pembangunan pasar harus didukung dengan pembangunan sarana lainnya agar bisa bersaing dengan wilayah lain,“ jelasnya.

Joni Rafles juga mengatakan selama ini warga Kecamatan Buana Pemaca harus berbelanja jauh ke Kecamatan sebelah seperti Muaradua dan Simpang. Karena itu keberadaan pasar memang sangat mutlak dibutuhkan oleh masyarakat.

“Dari dulu belum ada, kalau sekarang terealisasi masyarakat sangat terbantu sekali, yang selama ini harus ke Muaradua atau Simpang. Potensi pasar pun sangat mungkin bisa tumbuh dan berkembang dengan pesat,” ungkapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *