Danlanud: Kebakaran Lahan Masih Rawan Terjadi di Sumsel

Picture shown on Sky News on 27/02/2005 on top weekly pictures

PALEMBANG | Koranrakyat.co.id — Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang Palembang Kolonel PNB Heri Sutrisno mengatakan hingga kini kebakaan lahan masih terjadi di Sumsel. Hingga 6 September pihaknya mencatat ada 7.726 hektare lahan dilahap api akibat cuaca panas.

“Lokasinya menyebar di Sumsel, dominan berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Banyuasin dan Muara Enim,” ujar Heri Sutrisno di Palembang, sebagaimana dilansir antaranews, Sabtu.

Dia menerangkan upaya maksimal pencegahan kebakaran dan pemadaman sudah dilakukan semua satuan tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan baik darat maupun udara. Namun karena musim kemarau saat ini sudah memasuki puncaknya sehingga terjadi kebakaran hutan dan lahan di berbagai tempat.

Dia mengakui rata-rata kebakaran lahan memang terjadi di area lahan milik masyarakat, namun berada di sekitar lahan perusahaan.

Pada musim kemarau seperti ini, kata dia, memang sejumlah sungai, kanal, embung atau tempat penyimpanan air lainnya mengalami penyusutan. Hal itu menjadi kendala bagi upaya bom air (waterbombing).

“Seperti di Ogan Ilir kemarin, area kebakaran lahan yang terbakar itu lokasinya cukup jauh dari tempat pengambilan air, sehingga tim satgas udara harus mengambil air di tempat lain. Ini memakan waktu,” jelasnya.

Heri menerangkan, selama awal tahun hingga saat ini upaya waterbombing sudah melakukan 13.345 kali pengeboman air keatas lahan terbakar. Adapun dalam upaya tersebut menggunakan 11 helikopter yang bukan hanya untuk waterbombing melainkan juga dipakai untuk patroli.

Ia mengaku meski Asian Games sudah berakhir namun untuk upaya pemadaman karhutla tetap dilanjutkan. Bahkan belum ada perintah untuk menarik atau memindahkan armada helikopter waterbombing ataupun pesawat untuk teknologi modifikasi cuaca.

“Kami masih difokuskan untuk pemadaman karhutla di Sumsel. Karenanya armada ini masih standby disini. Yang jelas, kami diperintahkan saat ini untuk fokus padamkan kebakaran lahan. Difokuskan agar tidak ada asap,” ungkapnya. (*)

sumber: sumsel.antaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *