7 November 2026

Lantik Sekda dan 37 Pejabat, Bupati Wonosobo Minta Birokrasi Perkuat Kolaborasi

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Pelantikan pejabat struktural, pengambilan sumpah jabatan PNS, serta penyerahan SK CPNS digelar di Pendopo Bupati Wonosobo, Jumat (6/11/2026), pukul 09.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonosobo Mohamad Kristijadi bersama 37 pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo.

Pelantikan mencakup 32 pejabat manajerial dan lima pejabat fungsional. Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula SK pengangkatan satu CPNS menjadi PNS serta tiga SK CPNS lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN).

Dalam sambutannya, Afif menegaskan bahwa penataan jabatan di lingkungan pemerintahan tidak semata-mata berkaitan dengan pergantian posisi. Lebih dari itu, langkah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi sehingga program pembangunan dapat terlaksana secara optimal.

Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak hanya bergantung pada sosok yang menduduki jabatan tertentu, tetapi juga pada kemampuan seluruh aparatur dalam menjalankan tugas dan bekerja sama.

“Keberhasilan pemerintahan tidak ditentukan oleh siapa yang menduduki suatu jabatan, tetapi oleh bagaimana setiap orang menjalankan amanah dan bekerja sebagai satu kesatuan. Karena itu, mari kita bangun birokrasi yang solid, profesional, dan responsif,” tegasnya.

Secara khusus, Afif meminta Sekda yang baru dilantik segera membangun koordinasi yang kuat antarperangkat daerah. Sejumlah agenda pembangunan yang perlu menjadi perhatian bersama di antaranya penurunan angka kemiskinan dan stunting, peningkatan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan dan sektor pertanian, serta pengembangan pariwisata dan potensi ekonomi daerah.

Ia juga mengingatkan agar setiap kebijakan pemerintah benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat. Termasuk dalam pengelolaan APBD yang harus dilakukan secara efisien, transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.

Selain koordinasi, Afif menilai pola kepemimpinan yang mampu membangun kerja sama tim menjadi salah satu kunci keberhasilan organisasi. Para pimpinan perangkat daerah diminta tidak hanya mengandalkan kemampuan pribadi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada staf untuk berkembang dan mengambil peran dalam pekerjaan.

“Sebagai pimpinan, kita harus mampu membentuk super tim, bukan menjadi superman. Berikan kesempatan dan ruang kepada staf untuk berkembang, berkreasi, dan menunjukkan kemampuannya. Ciptakan lingkungan kerja yang nyaman, menggembirakan, dan saling mendukung. Insyaallah, ketika setiap orang merasa dihargai dan dapat bekerja dengan penuh semangat, akan terwujud kinerja organisasi yang lebih produktif, optimal, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Afif meminta agar segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Ia juga mendorong para pejabat untuk terbuka terhadap masukan maupun kritik masyarakat serta mampu menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik.

Menurutnya, aparatur pemerintah tidak boleh hanya terpaku pada rutinitas pekerjaan. Profesionalisme, integritas, dan kemampuan berinovasi harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas.

Dengan penguatan jajaran birokrasi tersebut, Pemkab Wonosobo berharap koordinasi antarlembaga semakin baik, pelaksanaan pembangunan lebih terarah, dan penyelenggaraan pelayanan publik dapat berjalan semakin efektif. (Aris)