Kepala Kemenag Wonosobo Berganti, Bupati Siap Lanjutkan Kolaborasi Layani Masyarakat

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Pisah sambut dan hantar tugas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonosobo berlangsung hangat di Aroma Resto, Senin (20/7/2026). Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang peralihan kepemimpinan dari H. Panut kepada H. Edi Sungkowo, tetapi juga mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Kementerian Agama untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pelayanan keagamaan, pendidikan, dan pembangunan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, serta berbagai mitra kerja Kementerian Agama yang selama ini turut mendukung pelaksanaan program-program pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi atas pengabdian H. Panut selama memimpin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo. Menurutnya, berbagai capaian yang berhasil diraih dalam tiga tahun terakhir tidak lepas dari kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi, kolaborasi, dan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah maupun seluruh elemen masyarakat.
Ia menilai hubungan harmonis antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Kementerian Agama telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kerukunan umat beragama, meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, memperkuat pendidikan keagamaan, hingga mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius.
Afif menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, penguatan karakter masyarakat melalui nilai-nilai keagamaan, moderasi beragama, toleransi, serta ketahanan keluarga juga menjadi bagian penting dalam pembangunan.

Karena itu, ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat di bawah kepemimpinan Kepala Kantor Kementerian Agama yang baru, terutama dalam pembinaan umat, pendidikan keagamaan, pencegahan perkawinan usia dini, penanganan perceraian, hingga penguatan kerukunan antarumat beragama.
“Semoga pengabdian Bapak Panut di tempat tugas yang baru semakin membawa manfaat. Kepada Bapak H. Edi Sungkowo, kami menyampaikan selamat datang dan siap melanjutkan kolaborasi untuk bersama-sama membangun Kabupaten Wonosobo yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” ujar Afif.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo periode 2023–2026, H. Panut, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), seluruh instansi, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama dirinya mengemban amanah.
Menurutnya, salah satu capaian yang patut disyukuri selama masa kepemimpinannya adalah meningkatnya Indeks Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Wonosobo. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang memiliki komitmen menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat.
“Kerukunan menjadi prioritas kami karena merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi Kementerian Agama dalam melayani umat. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo, FKUB, dan seluruh mitra yang telah mendukung sehingga kerukunan umat beragama di Wonosobo terus terjaga dengan baik,” ungkapnya.
Meski demikian, Panut mengingatkan masih terdapat sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian bersama, terutama tingginya angka perceraian dan pernikahan usia dini di Kabupaten Wonosobo. Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga masyarakat secara luas.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang membuka program Sekolah Online Orang Dewasa sebagai upaya meningkatkan kualitas keluarga dan sumber daya manusia. Kementerian Agama, kata dia, turut mendukung program tersebut melalui para penyuluh agama yang menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat.
Selain itu, Panut menyampaikan rasa syukur karena renovasi Gedung Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo dapat terlaksana berkat dukungan pemerintah daerah dan berbagai mitra yang selama ini menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama.
Menjelang akhir masa tugasnya, Panut berpesan kepada para pendidik agar terus memberikan motivasi kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna menekan angka putus sekolah. Ia juga berharap para penyuluh agama terus mengedukasi masyarakat terkait pencegahan pernikahan dini dan perceraian.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD, instansi, mitra kerja, dan semua pihak yang telah mendukung kami selama ini. Mohon maaf apabila dalam menjalankan amanah masih banyak kekurangan. Mohon doa restu agar kami dapat terus memberikan manfaat di tempat tugas yang baru,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo yang baru, H. Edi Sungkowo, menyatakan siap melanjutkan seluruh program yang telah dibangun oleh pendahulunya.
Ia menilai fondasi yang telah ditinggalkan H. Panut menjadi modal penting untuk melanjutkan berbagai program pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, organisasi keagamaan, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Apa yang telah dilakukan Bapak Panut akan kami teruskan. Ternyata tugas ini sangat berat, terutama bagaimana menjaga komunikasi dan membangun kolaborasi dengan seluruh instansi sebagaimana yang telah beliau lakukan,” ujarnya.

Edi juga menyinggung sejumlah capaian yang telah diraih Kabupaten Wonosobo, di antaranya keberhasilan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) tingkat Jawa Tengah yang berlangsung meriah, serta dukungan pembangunan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo.
Ia berharap seluruh jajaran Kementerian Agama terus memegang nilai-nilai yang selama ini menjadi pedoman, yakni menjaga kekompakan, membangun komunikasi yang baik, bersikap peka terhadap kebutuhan masyarakat, bekerja secara akurat, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Insyaallah amanah dari Menteri Agama melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya bersama seluruh jajaran. Kami berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo, seluruh stakeholder, dan masyarakat agar sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi penanda berlanjutnya estafet pelayanan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo. Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap sinergi yang telah terjalin selama ini terus diperkuat untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas, menjaga kerukunan umat, meningkatkan mutu pendidikan keagamaan, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. (Diskominfo Wonosobo/Aris)
