3 Mei 2026

DPRD Natuna Tampung Aspirasi Nelayan Tolak Kapal Pantura

0

RANAI | Koranrakyat.co.id  — Masyarakat mengatas namakan diri dari Aliansi Nelayan Natuna, mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Natuna Kamis (30/1/2020). Kedatangan mereka menyampaikan aspirasi penolakan terhadap rencana mobilisasi Nelayan asal pantai utara (Pantura) Jawa meramaikan perairan Natuna.

Rapat dengar pendapat DPRD bersama Aliansi Nelayan Natuna yang berlansung sekitar 2 Jam tersebut, dipimpin oleh Wakil Ketua Jarmin sidik.

Pada suasana berlansungnya rapat Pimpinan juga banyak mendapat acungan tangan intrupsi dari nelayan maupun anggota dewan yang Hadir.

Setelah diberikan kesempatan oleh Pimpinan ,setiap penyampaian pendapat yang disampaikan oleh Perwakilan nelayan ini berbeda Pula.

Salah satu diantaranya seperti yang disampaikan oleh Abib juang perwakilan Aliansi nelayan yang berkeinginan rencana Pemerintah memobilisasi pemancing asal Pantura Kenatuna dibatalkan.

“Kami harap Anggota dewan dapat mengambil kebijakan dalam menghentikan niat pemerintah pusat mendatang nelayan Pantura Ke Natuna.”,Jelas Abib dengan nada keras.

Disisi lain nelayan Natuna menolak Peralatan tangkap mereka seperti Cantrang bukan Nelayanya.

Nelayan sekaligus pengempul ikan hasil tangkapan pemancing Natuna Af menuturkan kalau tidak menggunakan alat tangkap Cantrang dirasakan tidak menimbulkan Polemik dikalangan Masyarakat Natuna.

“Pada intinya Pimpinan kami bukan menolak profesi Nelayan yang kami tolak adalah alat Cantrang itu,kami khawatir ikan dilaut kita akan habis”,sebut AF .

Sementara itu hasil dengar pendapat Aliansi Nelayan bersama DPRD Natuna saat ini belum menghasilkan keputusan apa-apa,melain baru sekedar ditampung untuk dibahas selanjutnya.

Wakil ketua II DPRD Natuna Jarmin sidik saat ditemui awak media usai memimpin rapat tersebut mengatakan kita belum mengeluarkan keputusan,namun aspirasi nelayan ini akan ditampung dan dibahas ditingkat Dewan.

“Kita belum dapat menentukan hasil dari pertemuan dengan nelayan Hari ini,karena masih akan dibahas ditingkat Dewan “,jelas Jarmin.

Dikatakan Jarmin belum ada keputusan yang disampikan oleh dewan tersebut ,mengingat dari penyampaian nelayan juga belum ada satu kata.

Ada yang berpendapat menolak nelayan Pantura dan ada pula hanya yang ditolak alat tangkap mereka hingga harus menjadi pertimbangan pihak DPRD Natuna dalam mengeluarkan sikap.

“Kita tidak sembarangan mengeluarkan keputusan ,kalau kita lihat dari penyampaian nelayan yang beda pendapat ini juga menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan “,tambah Jarmin .

Lewat pertemuan dengan DPRD Natuna tersebut menaruh harapan dibenak Nelayan Natuna aspirasi mereka dapat diperhatikan oleh pemerintah,terutama membantalkan rencana memobilisasi Nelayan Pantura Ke Daerah ini. (red)

Tinggalkan Balasan