Gubernur Buka STQH, 289 Peserta Siap Tempur

LUBUKLINGGAU | KoranRakyat co.id – PERHELATAN Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) XXVII Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2023, akan dibuka Gubernur Sumsel, H Herman Deru, Rabu 17 Mei 2023 malam ini, bertempat di Taman Olahraga Megang (TOM) Kota Lubuklinggau.
Pada STQH XXVII Sumsel tahun 2023 ini, sebanyak 289 peserta utusan 17 kabupaten/kota se Sumsel sudah siap “tempur” berlomba menjadi yang terbaik sesuai cabang/golongan STQH yang mereka ikuti.
Pada registrasi peserta yang dilaksanakan di TOM Lubuklinggau, Selasa 16 Mei 2023, menurut Wakil Sekretaris Dewan Hakim, Khomsun Isnanto, S.Ag, M.Si, dari 296 orang peserta yang telah mendaftar secara online, hanya ada 7 orang yang tidak/belum mendaftar ulang, sementara 3 orang lagi mengundurkan diri. Mereka yang belum mendaftar ulang ini masih bisa ikut lomba, bila hadir dan dapat menunjukkan KTP/KIA asli.
Lomba cabang/golongan STQH ini akan dimulai Kamis 18 Mei 2023 hingga tanggal 20 Mei 2023, selama 3 hari penuh.
Adapun tempat lomba (venue) ada 5 lokasi yakni di arena utama TOM untuk cabang tilawah (anak dan dewasa), selain acara opening dan closing ceremony. Kemudian untuk cabang tahfiz/hifzil Quran (10 juz dan 20 juz) di Masjid Baitul Kholiq.
Lalu untuk cabang hadist (100 bersanad dan 500 tanpa sanad) bertempat di Aula MTs Negeri 1 Kota Lubuklinggau.Sedangkan cabang Tahfiz 1 juz dan 5 juz tilawah, bertempat di Masjid Agung As-Salam. Sementara untuk cabang Tafsir Bahasa Arab dan Tahfiz 30 juz bertempat di Masjid Al-Baari di seberang Mapolres Lubuklinggau.
Venue-venue tersebut, Selasa 16 Mei 2023 sudah ditinjau Ketua Harian LPTQ Sumsel, KH Mudrik Qori dan Karo Kesra Sumsel, H Abdul Hamid, juga Sekretaris LPTQ, Ust H Agus Jaya dan Kabag Agama, H Sunarto. “Pada prinsifnya venue-venue ini sudah siap digunakan,” ujar Kiai Mudrik.
Opening ceremony ini selain dihadiri Gubernur Sumsel, H Herman Deru, dan Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, juga diharapkan dihadiri Forkompimda Sumsel, serta Kepala Daerah Kabupaten/kota se Sumsel atau perwakilannya. Tentu selain kafilah, pengurus LPTQ Sumsel, Dewan Hakim dan Panitera, serta para pejabat dan tokoh agama/masyarakat kota Lubuklinggau dan sekitarnya.
Berdasarkan cabang dan golongan STQH yang dilombakan, setiap kabupaten/kota dapat mengutus sebanyak 20 peserta putra/putri. Dari data di panitia pendaftaran, ada 6 kabupaten/kota yang mengirim peserta maksimal 20 orang yakni Kota Palembang, Kabupaten Lahat, Musi Banyuasin (Muba), Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI), serta Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Selebihnya Kota Lubuklinggau 17 peserta, Pagaralam (19), Banyuasin (17), Empat Lawang (19), dan Muaraenim (19). Sedangkan Kota Prabumulih (15), Musi Rawas (14), OKU Timur (13), OKU Selatan (13), dan Kabupaten OKU paling sedikit yakni 12 peserta.
Sementara bila dilihat dari peserta per golongan lomba, untuk yang lengkap 34 orang yakni tilawah anak dan tahfiz 1 juz tilawah. Di bawahnya Tilawah dewasa (33 peserta putra/putri), tahfiz 5 juz tilawah (32), tahfiz 10 juz (32), dan tahfiz 20 juz (32).
Sedangkan untuk tahfiz 30 juz (21), tafsir Bahasa Arab (20), Hadist 100 bersanad (26) dan Hadist 500 tanpa sanad 25 peserta.
Para peserta/kafilah STQH XXVII Provinsi Sumsel, Selasa malam 16 Mei 2023, dijamu oleh Walikota Lubuklinggau, Drs H SN Prana Putra Sohe, MM dan jajaran dengan titel malam ramah tamah. Ikut hadir Plt Asisten I Sekda Sumsel, Drs H Edward Candra, MH, Ketua Harian LPTQ Sumsel, Drs KH Mudrik Qori, Karo Kesra Sumsel, Drs H Abdul Hamid, M.Si, Wawako Lubuklinggau, Drs H Sulaiman Kohar, Sekda Lubuklinggau, H Trisko Defriyansa dan perwakilan Forkompimda serta para Kepala OPD kota Lubuklinggau. (ica)
