14 Juni 2026

Kasubdit Kemenag RI Bekali Hakim STQH Sumsel

LUBUKLINGGAU|KoranRakyat co.id – KEPALA Sub Direktorat (Kasubdit) MTQ dan Al-hadist Kemenag RI, KH Rizal Ahmad Rangkuty, MA ikut memberikan pembekalan kepada Dewan Hakim Sumsel yang dilaksanakan secara virtual pada Bimtek Dewan Hakim dan Panitera STQH XXVII Tahun 2023, di Hotel Grand Zuri Kota Lubuklinggau, Senin malam 15 Mei 2023.

Dalam sesi yang dipandu Wakil Ketua Harian LPTQ Sumsel, H Ahmad Iskandar Zulkarnaen, Lc, M.Ag, Kasubdit Rizal Rangkuty yang juga Wakil Sekjen LPTQ Nasional, lebih banyak mengupas tentang tugas pokok, fungsi, dan posisi dewan hakim. Rizal Rangkuty juga memuji LPTQ Sumsel yang telah menerapkan sistem live scoring dalam penilaian lomba-lomba MTQ/STQH.

Selain Rizal Ahmad Rangkuty, nara sumber lain dalam Bimtek selama dua hari ini adalah Drs KH Mudrik Qori, MA (Ketua Harian LPTQ Sumsel) serta KH Agus Jaya, Lc, M.Hum, Sekretaris LPTQ Sumsel.

Kiai Mudrik Qori meminta kepada Dewan Hakim dan Panitera yang bertugas pada STQH Sumsel tahun 2023 ini, untuk mengedepankan sikap ikhlas, menjaga integritas, objektifitas serta netralitas. Ki Mudrik mengajak dewan hakim untuk berorientasi pada kepentingan Sumsel, artinya para pemenang STQH tingkat provinsi ini memang terpilih dari mereka yang nantinya mampu bersaing pada STQH tingkat nasional. Karena itu kepada para dewan hakim dalam melaksanakan tugasnya senantiasa mengedepankan objektifitas. ” Jangan ada lagi terbersit dalam hati dan pikiran para dewan hakim, bahwa peserta ini adalah berasal dari keluargaku, desaku, daerahku, muridku, santriku, atau pondokku. Tapi semata-mata penilaian didasarkan pada kemampuan peserta,” harap Mudrik Qori.

Harapan yang sama juga diutarakan oleh Kabag Agama Biro Kesra Sumsel, Dr H Sunarto, S.Sos, M.Si saat menyampaikan sambutan ketika membuka/menutup Bimtek Dewan Hakim tersebut.

Sementara Ust Agus Jaya, memberi materi lebih teknis yakni.terkait dengan sistem life scoring, cara menilai dan interval penilaian. Sekaligus juga melakukan praktik dan simulasi penilaian yang diikuti seluruh dewan hakim dengan membuka laptop masing-masing.

Dewan Hakim STQH yang mengikuti Bimtek ini sebanyak 65 orang, serta 20 orang panitera. (ica)