Jangan Takut pada Angka: Memahami Statistik untuk Melihat Arah Pembangunan

Oleh: Moh. Wahyu Yulianto, S.Si, S.ST, M.Si
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selata
KoranRakyat.co.id —–Di tengah perubahan yang berlangsung semakin cepat, kebutuhan terhadap statistik yang berkualitas menjadi semakin penting. Perekonomian terus bergerak, teknologi berkembang, pola konsumsi masyarakat berubah, dan berbagai aktivitas ekonomi baru bermunculan.
Apa yang kita lihat hari ini belum tentu menggambarkan kondisi yang sama beberapa tahun, bahkan beberapa bulan mendatang. Sebagian perubahan dapat kita lihat dengan mudah. Namun, ada pula perubahan yang berlangsung perlahan, hampir tanpa kita sadari. Pertanyaannya, apakah semua perubahan tersebut sudah tercatat dan tergambarkan dengan baik? Di sinilah statistik memiliki peran penting.
Statistik membantu kita melihat perubahan bukan sekadar berdasarkan kesan, tetapi berdasarkan data. Melalui data, kita dapat mengetahui seberapa besar perubahan terjadi, di mana perubahan berlangsung, serta kelompok masyarakat mana yang merasakan dampaknya. Gambaran perekonomian Sumatera Selatan, misalnya, dapat kita lihat melalui berbagai indikator. Pada tahun 2025, perekonomian Sumatera Selatan tumbuh sebesar 5,35 persen, meningkat dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang sebesar 5,03 persen. Pada tahun yang sama, PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp720,20 triliun, sedangkan PDRB per kapita mencapai Rp80,66 juta.
Namun, pembangunan tidak pernah dapat diceritakan hanya melalui satu angka. Ketika ekonomi tumbuh, kita juga perlu melihat perkembangan harga. Pada tahun 2025, inflasi Sumatera Selatan tercatat sebesar 2,918 persen. Kita juga perlu melihat bagaimana kondisi masyarakat. Jumlah penduduk miskin Sumatera Selatan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 919,60 ribu orang.
Di sisi lain, pembangunan manusia juga perlu diperhatikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Selatan pada tahun 2025 mencapai 74,76, meningkat dari 73,84 pada tahun 2024.
Angka-angka tersebut tidak dimaksudkan untuk berdiri sendiri atau sekadar dibandingkan satu sama lain. Masing-masing memberikan potongan cerita yang berbeda tentang kondisi masyarakat dan pembangunan. Ketika disatukan, berbagai indikator tersebut membantu kita melihat gambaran pembangunan secara lebih utuh.

Inilah kekuatan statistik.
Statistik membantu kita bergerak dari sekadar “merasa” menuju “mengetahui”, dari sekadar “menebak” menuju “membuktikan”.
Kita mungkin merasa harga barang semakin mahal. Data membantu mengukur seberapa besar perubahan harga tersebut. Kita mungkin melihat semakin banyak orang berjualan melalui media sosial. Data membantu kita memahami bagaimana aktivitas ekonomi tersebut berkembang. Kita mungkin melihat suatu daerah tumbuh lebih cepat dibandingkan daerah lain. Statistik membantu kita mengukur perkembangan tersebut secara lebih objektif. Dengan demikian, angka bukan sekadar kumpulan bilangan. Di balik setiap angka terdapat cerita tentang masyarakat.
Menangkap Perubahan yang Terus Bergerak
Namun, ada satu hal yang tidak kalah penting: perubahan harus mampu ditangkap oleh statistik. Perkembangan teknologi telah membuat aktivitas ekonomi semakin dinamis. Usaha dapat dijalankan dari rumah. Transaksi dapat dilakukan tanpa pertemuan langsung. Promosi dapat dilakukan melalui media sosial. Konsumen dapat membeli barang dari pelaku usaha yang bahkan belum pernah mereka temui secara langsung.
Muncul pula berbagai bentuk pekerjaan dan usaha baru yang beberapa tahun lalu belum banyak kita kenal. Ekonomi digital berkembang, begitu pula cara masyarakat bekerja, berusaha, bertransaksi, dan memenuhi kebutuhan. Perubahan tersebut menjadi tantangan bagi dunia statistik. Statistik tidak cukup hanya menghasilkan angka. Statistik juga harus mampu memastikan bahwa angka yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kenyataan yang sedang terjadi. Karena itu, statistik harus terus beradaptasi. Metode pendataan, sumber data, teknologi pengolahan, hingga cara menyajikan informasi perlu berkembang mengikuti perubahan masyarakat.
Statistik yang relevan adalah statistik yang mampu hadir untuk menangkap perubahan. Dengan statistik yang relevan, masyarakat dan para pemangku kepentingan dapat memahami kondisi yang sebenarnya dan menjadikannya sebagai dasar dalam mengambil keputusan.
Statistik Adalah Kerja Sama
Kualitas statistik bukan hanya tanggung jawab lembaga yang mengumpulkan dan mengolah data. Kualitas data juga sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar. Semakin lengkap dan akurat informasi yang diberikan, semakin baik pula gambaran mengenai kondisi Sumatera Selatan yang dapat dihasilkan. Karena itu, membangun statistik yang berkualitas pada hakikatnya adalah sebuah kerja bersama. Ada penyelenggara statistik yang bertugas mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data. Ada masyarakat dan dunia usaha yang memberikan informasi. Ada pula pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat luas yang menggunakan data tersebut untuk berbagai kepentingan.
Setiap pihak memiliki peran dalam membangun ekosistem statistik yang sehat. Di sisi lain, statistik yang baik tidak hanya membutuhkan metode yang tepat. Statistik juga membutuhkan kepercayaan. Ketika masyarakat memberikan informasi yang benar, sesungguhnya mereka sedang ikut berkontribusi dalam membangun statistik Indonesia. Sebaliknya, penyelenggara statistik memiliki tanggung jawab untuk memastikan proses pendataan berlangsung secara profesional, menjaga kualitas data, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya data yang dikumpulkan. Hubungan timbal balik tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap statistik.
Statistik Adalah Gambaran Tentang Kita
Pada akhirnya, statistik bukan hanya pekerjaan para statistisi. Statistik juga bukan sekadar produk lembaga pemerintah. Tentang bagaimana kita bekerja, berusaha, belajar, berdagang, mengonsumsi, dan menjalani kehidupan. Setiap angka yang dihasilkan sesungguhnya merepresentasikan bagian dari kehidupan masyarakat. Karena itu, memahami statistik tidak harus selalu berarti mampu melakukan perhitungan yang rumit. Hal yang lebih penting adalah memahami apa yang ingin disampaikan oleh sebuah angka: apa yang berubah, mengapa perubahan itu terjadi, siapa yang terdampak, dan apa yang dapat dilakukan berdasarkan informasi tersebut. Hari Statistik Nasional 2026 menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya hal tersebut.
Sumatera Selatan akan terus berubah. Perekonomian akan berkembang, teknologi akan semakin maju, dan pola kehidupan masyarakat akan terus bergerak. Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa perubahan tersebut tidak hanya kita rasakan, tetapi juga dapat kita pahami melalui data. Sebab, pembangunan yang baik membutuhkan pijakan yang kuat. Dan salah satu pijakan terpenting itu adalah statistik yang berkualitas.
Dari data yang benar, kita memperoleh gambaran yang lebih baik. Dari gambaran yang lebih baik, kita dapat memahami perubahan dengan lebih tepat. Dan dari pemahaman yang lebih tepat, kita memiliki pijakan yang lebih kuat untuk membangun Sumatera Selatan dan Indonesia.
Selamat Hari Statistik Nasional 2026

