15 Oktober 2026

Wonoroto Jadi Kampung Bebas Narkoba, Polres Wonosobo Siapkan Perluasan Program

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Upaya membangun lingkungan yang mampu mencegah penyalahgunaan narkotika diperkuat di tingkat kelurahan. Kelurahan Wonoroto, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, resmi dicanangkan sebagai Kampung Bebas dari Narkoba, Senin (21/9/2026).

Pencanangan yang berlangsung di Aula Kelurahan Wonoroto tersebut menjadi bagian dari penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Kegiatan berlangsung pukul 09.30 hingga 12.00 WIB dan diikuti unsur kepolisian, pemerintah kelurahan, TNI, Linmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT dan RW, serta warga Kelurahan Wonoroto.

Kasat Resnarkoba Polres Wonosobo AKP Teguh Sukosso, S.H., M.H. bersama personel Satresnarkoba hadir memberikan sosialisasi mengenai P4GN. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pencanangan Kampung Bebas dari Narkoba tidak cukup berhenti pada deklarasi.

“Upaya pencegahan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian. Dibutuhkan peran pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, keluarga, dan seluruh warga untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang memiliki daya cegah terhadap penyalahgunaan narkoba,” ujar AKP Teguh.

Sosialisasi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan mengenai persoalan narkoba yang berpotensi muncul di lingkungan tempat tinggal.

Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui deklarasi antinarkoba. Dalam rangkaian yang sama, turut dilakukan pengukuhan Tim P4GN Kelurahan Wonoroto yang diharapkan menjadi penggerak upaya pencegahan di tingkat kelurahan.

Selain itu, Posko Kampung Bebas dari Narkoba Kelurahan Wonoroto turut diresmikan. Posko tersebut diharapkan dapat menjadi ruang koordinasi sekaligus memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan kepolisian dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Kepala Kelurahan Wonoroto Dady Dwi Mulyadi, S.E. bersama unsur kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPMK, Linmas, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pencanangan di Wonoroto juga menjadi bagian dari rencana perluasan program Kampung Bebas dari Narkoba di wilayah lain. AKP Teguh mengatakan, Polres Wonosobo melalui Satresnarkoba akan melanjutkan sosialisasi P4GN sekaligus mendorong pencanangan serupa di desa dan kelurahan lainnya.

“Ke depan, desa dan kelurahan lain di Kabupaten Wonosobo juga akan segera kami lakukan sosialisasi dan pencanangan sebagai Kampung Bebas dari Narkoba. Harapannya, gerakan ini semakin luas dan seluruh elemen masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan serta peredaran narkoba, sehingga Kabupaten Wonosobo dapat semakin kuat dalam upaya mewujudkan wilayah yang bebas dari narkoba,” ujar AKP Teguh.

Menurutnya, pencegahan narkoba membutuhkan konsistensi dan keterlibatan masyarakat. Karena itu, keberadaan Tim P4GN dan posko di tingkat desa maupun kelurahan diharapkan dapat berfungsi secara aktif sebagai sarana komunikasi dan koordinasi, bukan sekadar simbol pencanangan.

Polres Wonosobo juga mengajak masyarakat untuk segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

“Pencegahan akan lebih kuat apabila dilakukan bersama-sama. Mari kita mulai dari lingkungan keluarga, kemudian lingkungan tempat tinggal, sehingga upaya menciptakan Kabupaten Wonosobo yang bebas dari narkoba menjadi tanggung jawab bersama,” kata AKP Teguh.

Pencanangan Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Wonoroto berlangsung tertib dan lancar. Langkah tersebut diharapkan menjadi awal perluasan gerakan antinarkoba dengan melibatkan masyarakat di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Wonosobo. (Humas Polres/Aris)