18 September 2026

Tujuh Wakil Sumsel Tampil di Final MTQ Nasional 2026  

Semarang|KoranRakyat co. id —-Tujuh peserta dari Sumatera Selatan (Sumsel) dipastikan maju ke babak final MTQ Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang diselenggarakan di Semarang Jawa Tengah, 11 – 20 September 2026.

Ketujuh orang tersebut yakni dua peserta dari cabang Khottil Quran (Seni Kaligrafi) yakni Anis Luthfiyah golongan naskah putri, dan Devi Susanto (Mushaf putra). Kemudian peserta cabang KTIQ putri yakni Hj Bahjatun Mahmudah, lalu cabang Fahmil Quran terdiri dari Zain, Azka dan Dimas.

Selanjutnya dari cabang Tahfiz 1 juz putra (Ahmad Ilham Al Fahri), lalu dua orang dari cabang tilawah golongan cacat netra (Canet) yakni M Abdal Wazai (putra) serta Andini Putri Melati (putri).

net/kemenag

Babak final MTQ Nasional XXXI digelar Jumat 18 September 2026, setelah kamis malam mengakhiri babak penyisihan.

Untuk cabang Fahmil Quran putra, babak final akan dilaksanakan di Auditorium Kampus 3 UIN Wali Songo, Semarang. Regu Fahmil Quran yang diperkuat Zain, Azka, dan Dimas, pada babak semifinal, Kamis 16 September 2026, mengalahkan Sumatera Utara dan Jawa Timur secara dramatis. Zain dan kawan-kawan hanya terpaut 15 poin dari regu Sumut dengan nilai 1.580 ; 1.565.

Sementara untuk regu Fahmil Quran putri yang diperkuat Iren, Ana, dan Keysa, harus puas di urutan 6 (juara harapan 3), setelah di semi final kalah dari regu Kaltim.

Selain tujuh orang tersebut, masih ada beberapa peserta asal Sumsel, yang berpotensi masuk babak final. Diantaranya cabang Tilawah Dewasa putra Arie Wicaksono dan Lusiana Carly dari cabang Tilawah dewasa putri dan beberapa canang lainnya.

Sedangkan untuk juara harapan, sementara didapat dari Khottil Quran (1), dan Syarhil Quran (2).

Ketua Harian LPTQ Sumsel, H Ahmad Iskandar Zulkarnaen, Lc, M.Ag besyukur atas prestasi yang diraih sejumlah cabang tersebut. Iskandar berharap Sumsel mampu mempertahankan lima besar Nasional.

Sedangkan Karo Kesra DR H Sunarto, M. Si  memberikan hadiah langsung kepada para peserta yang maju ke babak final dari kocek pribadinya. Hal tersebut secara spontan diberikannya kepada regu Fahmil Quran putra, usai mereka memenangkan babak semifinal final. Sementara 6 finalis lainnya diberikan di tempat kafilah menginap. (ica)