Fun Heritage Bike Vol. 2, Jalan Pintas dan Hari Bike Kenalkan Sejarah Wonosobo Lewat Sepeda

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Bersepeda menjadi cara berbeda yang dilakukan Komunitas Jalan Pintas bersama Hari Bike untuk mengenalkan kembali sejarah dan jejak budaya di Wonosobo. Melalui Fun Heritage Bike Vol. 2, peserta diajak menyusuri sejumlah kawasan bersejarah sekaligus menikmati ruang publik yang ada di wilayah tersebut.
Kegiatan yang digelar pada Minggu (9/8/2026) itu diikuti 29 peserta. Seluruh peserta merupakan warga Wonosobo yang mengikuti perjalanan dengan konsep bersepeda santai sambil mengenal berbagai cerita sejarah di sepanjang rute.

Ketua Komunitas Jalan Pintas, Pratika Indah Widianingrum, mengatakan Fun Heritage Bike Vol. 2 tidak hanya ditujukan sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat lebih dekat dengan sejarah daerahnya.
“Fun Heritage Bike Vol. 2, sebuah kegiatan bersepeda santai yang mengajak peserta mengenal kembali sejarah, ruang publik, serta jejak-jejak budaya yang ada di Wonosobo,” kata Pratika.
Menurutnya, pendekatan melalui kegiatan bersepeda dipilih agar pengenalan sejarah dapat dilakukan dengan suasana yang lebih santai dan menyenangkan. Peserta tidak hanya melewati suatu tempat, tetapi juga diajak melihat kembali cerita yang melekat pada sejumlah lokasi tersebut.

Kegiatan dimulai dari kawasan bersejarah Plaza Wonosobo. Dari titik awal tersebut, peserta kemudian menempuh rute Sudagaran, Mlipak, Dukuh Jewatah, Situs Bogang, Jembatan Merah Selokromo, hingga eks Stasiun Wonosobo pertama di Selokromo.
Perjalanan kemudian berakhir di Taman Fatmawati. Lokasi tersebut menjadi titik akhir sekaligus ruang bagi peserta untuk berkumpul dan menikmati keberadaan ruang publik di Wonosobo.
“Fun Heritage Bike Vol. 2 kami buat untuk mengajak masyarakat mengenal Wonosobo melalui sejarah dan jejak yang ada di sekitar mereka, dengan cara yang lebih santai dan menyenangkan,” ujarnya.

Pratika menuturkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Jalan Pintas untuk menghadirkan pengalaman mengenal sejarah yang tidak terpaku pada ruang-ruang pembelajaran formal.
“Peserta tidak hanya bersepeda, tetapi juga diajak melihat kembali cerita di balik beberapa tempat bersejarah di Wonosobo,” lanjutnya.
Selain menyusuri sejumlah lokasi bersejarah, peserta juga mendapatkan suvenir Prangko Prisma. Suvenir tersebut menjadi bagian dari pengalaman heritage yang ingin dibangun dalam kegiatan tersebut, sekaligus mengingatkan kembali peran surat dan layanan pos sebagai sarana komunikasi masyarakat pada masa lalu.

“Sebagai bagian dari pengalaman heritage, peserta mendapatkan souvenir Prangko Prisma sebagai pengingat kembali masa ketika surat dan pos menjadi bagian penting dalam menghubungkan orang dengan orang lain,” kata Pratika.
Ia menambahkan, keterlibatan warga lokal menjadi salah satu hal yang memang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut. Dari 29 peserta yang hadir, seluruhnya berasal dari Wonosobo.
“Kami memang ingin kegiatan ini menjadi ruang bagi warga Wonosobo untuk mengenal dan membaca kembali sejarah kotanya sendiri,” jelasnya.

Kolaborasi Jalan Pintas dan Haribike melalui Fun Heritage Bike Vol. 2 diharapkan dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkenalkan kembali berbagai jejak sejarah yang berada di sekitar masyarakat.
Setelah kegiatan tersebut, Jalan Pintas juga telah menyiapkan agenda berikutnya melalui Jelajah Sinema Wonosobo pada 22 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Layar Seasri yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Jalan Pintas akan mengajak peserta menelusuri kembali jejak dan cerita mengenai sinema di Wonosobo. (Aris)

