9 Juli 2026

Berstatus Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Java Balloon Attraction 2026 Kian Istimewa

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Java Balloon Attraction 2026 kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo di Taman Rekreasi Kalianget, Minggu (5/7/2026). Sebanyak 40 balon udara tradisional diterbangkan dalam berbagai formasi, menampilkan perpaduan atraksi budaya, kreativitas masyarakat, sekaligus potensi pariwisata yang menjadi kebanggaan Kabupaten Wonosobo.

Mengusung tema “The Sky of Heritage”, penyelenggaraan Java Balloon Attraction tahun ini menegaskan komitmen bersama dalam melestarikan tradisi balon udara Wonosobo sebagai warisan budaya sekaligus mengembangkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Dalam sambutan Bupati Wonosobo yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo, M. Kristijadi, disampaikan bahwa Java Balloon Attraction merupakan wujud nyata pelestarian budaya yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Java Balloon Attraction menunjukkan bahwa budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan kekuatan yang mampu menggerakkan pariwisata, ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat jati diri daerah,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, media, dan seluruh elemen masyarakat.

Penyelenggaraan Java Balloon Attraction tahun ini juga memiliki makna yang semakin istimewa. Setelah pada tahun 2025 memperoleh Hak Kekayaan Intelektual Komunal (HKI Komunal), Balon Tradisional Wonosobo pada tahun 2026 resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

“Pengakuan ini adalah kebanggaan sekaligus amanah. Tugas kita adalah memastikan tradisi ini terus lestari, berkembang, dan diwariskan tanpa kehilangan nilai dan karakter aslinya,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fatonah Ismangil, menjelaskan bahwa Java Balloon Attraction 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Bertepatan dengan momentum libur sekolah, festival tersebut berhasil menarik ribuan wisatawan, baik dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Tahun ini, sebanyak 116 komunitas balon udara mendaftarkan diri untuk mengikuti festival. Setelah melalui proses seleksi, 36 balon utama dipilih untuk membentuk berbagai formasi khusus di langit, termasuk visual ikonik Gunung Sindoro dan Telaga Menjer. Bersama balon partisipan lainnya, total terdapat 40 balon udara yang turut memeriahkan gelaran Java Balloon Attraction 2026.

Fatonah menegaskan bahwa seluruh balon udara yang diterbangkan dalam festival tetap mengedepankan aspek keselamatan penerbangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Balon udara dalam event ini wajib ditambatkan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 40 Tahun 2018. Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Tidak hanya menyuguhkan atraksi balon udara, Java Balloon Attraction 2026 juga menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya, di antaranya tari tradisional Lengger, pertunjukan musik, hingga lomba kreativitas suporter antar komunitas balon. Rangkaian kegiatan tersebut semakin memperkuat daya tarik festival sebagai ruang pelestarian budaya sekaligus destinasi wisata unggulan Kabupaten Wonosobo.

Keunikan tradisi balon udara Wonosobo pun mendapat apresiasi dari wisatawan mancanegara. Fuzi, wisatawan asal Jepang, mengaku baru pertama kali menyaksikan tradisi tersebut secara langsung.

“Saya belum pernah melihat tradisi seperti ini sebelumnya. Desain balonnya juga sangat indah. Ini luar biasa,” ujarnya.

Kesan positif juga disampaikan Kristiani Rosana, wisatawan asal Semarang, yang datang bersama keluarganya untuk menikmati kemeriahan festival.

“Ini pertama kalinya saya melihat langsung. Sangat bagus karena bisa melestarikan budaya. Semoga sering diadakan seperti ini,” ungkapnya.

Java Balloon Attraction 2026 kembali menegaskan bahwa tradisi balon udara Wonosobo tidak hanya tetap lestari, tetapi juga terus berkembang sebagai daya tarik wisata yang mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Dengan status sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, tradisi ini diharapkan semakin memperkuat identitas budaya Kabupaten Wonosobo sekaligus menjadi penggerak sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. (Diskominfo Wonosobo/Aris)