Warga Pasuruhan, Watumalang Kompak Bantu TNI Bangun Jembatan Garuda Wonosobo

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Dukungan terhadap pembangunan Jembatan Garuda yang dilaksanakan oleh Kodim 0707/Wonosobo terus menguat. Pemerintah Desa Pasuruhan bersama masyarakat setempat menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan proyek infrastruktur tersebut melalui keterlibatan aktif di lapangan.
Jembatan Garuda dibangun untuk menghubungkan Desa Wonoroto dan Desa Pasuruhan di Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Selama ini, kedua wilayah tersebut menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis berupa pegunungan dan aliran sungai yang memisahkan, sehingga mobilitas warga menjadi terhambat.
Kepala Desa Pasuruhan, Slamet, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0707/Wonosobo, atas terealisasinya pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden serta TNI, terutama Kodim 0707/Wonosobo, karena akhirnya Jembatan Garuda yang sudah lama kami impikan bisa dibangun. Ini adalah berkah besar bagi kami,” ujar Slamet pada Jumat (10/4/2026).
Ia menilai, kehadiran jembatan ini akan membawa perubahan besar, terutama dalam mempermudah akses pendidikan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selama ini, para pelajar harus menempuh jalur alternatif yang jauh dan berisiko, terutama saat musim hujan.
Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas warga dipastikan menjadi lebih aman dan efisien.
“Jembatan ini sangat membantu anak-anak sekolah untuk datang ke sekolah dengan lebih mudah. Selain itu, juga mendukung perekonomian warga karena akses transportasi hasil pertanian, perdagangan, dan mobilitas antar desa akan semakin lancar,” tambah Slamet.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Desa Pasuruhan menggerakkan partisipasi masyarakat melalui kegiatan gotong royong. Warga dikerahkan secara bergiliran setiap hari untuk membantu prajurit TNI, mulai dari persiapan material hingga proses pembangunan di lapangan.
“Kami kerahkan warga secara bergantian setiap hari untuk gotong royong. Semua ikut terlibat agar pembangunan bisa cepat selesai dan segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” tegas Slamet.
Pembangunan Jembatan Garuda menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Kehadiran proyek ini diharapkan tidak hanya mampu memangkas jarak tempuh antar desa, tetapi juga membuka keterisolasian wilayah yang selama ini terjadi.
Lebih dari itu, jembatan ini diyakini akan memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan Watumalang. Dengan konektivitas yang semakin baik, berbagai potensi desa diharapkan dapat berkembang secara optimal.
Sinergi antara prajurit Kodim 0707/Wonosobo dengan masyarakat Desa Pasuruhan dan Desa Wonoroto pun menjadi kunci percepatan pembangunan. Semangat gotong royong yang terus terjaga diharapkan mampu mendorong penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan.
Ke depan, Jembatan Garuda tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi simbol kuat kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam upaya mewujudkan kesejahteraan serta kemajuan desa-desa di Kabupaten Wonosobo. (Pendim0707/Aris)
