19 Juli 2024

Pemprov Sumsel Dukung Gerakan BBI-BBWI Untuk Tingkatkan Perekonomian

PALEMBANG | Koranrakyat.co.id – Sekda Provinsi Sumsel, Ir. S. A. Supriono menghadiri Harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia/Produk Dalam Negeri dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBI/PDN dan BBWI) Provinsi Sumsel 2024 “Belajar dan Melancong ke Sumsel Bae” di Lapangan Kantor DPRD Prov. Sumsel, Minggu, (26/5/2024).

Membacakan sambutan Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni, Sekda Sumsel, Ir. S. A. Supriono mengungkapkan Pada tahun 2023, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan BBWI telah dilaksanakan secara terintegrasi di berbagai daerah termasuk Sumatera Selatan.

Gerakan ini telah menjadi gerakan masif lintas pemangku kepentingan untuk terus mendorong peningkatan konsumsi produk serta wisata dalam negeri untuk memberi kontribusi bagi perekonomian Sumatera Selatan.

“BBI dan BBWI merupakan suatu wadah untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan untuk memperkenalkan sektor pariwisata di Sumatera Selatan, ” Jelasnya.

Dalam rangka optimalisasi UMKM, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan dan stakeholder terkait telah melaksanakan serangkaian kegiatan antara lain Fasilitasi UMKM, seperti NIB, Sertifikasi Halal, Layanan Pajak, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Standar Nasional Indonesia (SNI), Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), Akses Pembiayaan dan Asuransi Mikro oleh LJK.

“Bahkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan Tengah membuka pendaftaran Sertifikat Halal Gratis bagi 1.000 UMKM di Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka memperkuat Ekonomi Syariah di Sumatera Selatan,” Tuturnya.

Lanjutnya, Pemprov Sumsel telah melakukan Pelatihan dan Pendampingan UMKM, juga dilaksanakan secara hybrid di 17 kab/kota bersama iDea. Kurasi UMKM yang dilaksanakan bersamaan dengan proses pelatihan UMKM.

Selain itu, ada Product Matching yang memfasilitasi pertemuan antara Lembaga jasa keuangan dengan UMKM untuk produk pembiayaan yang sesuai kebutuhan dan kemampuan UMKM. Hingga pada hari ini dilakukan harvesting BBI/BBWI pada kegiatan expo UMKM yang dilaksanakan bersamaan dengan HUT Provinsi Sumatera Selatan.

“Diharapkan Melalui kegiatan – kegiatan tersebut dapat mendorong semangat pelaku UMKM, untuk berkembang dan berinovasi sebagai upaya menyorot fungsi ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan, ” Ungkapnya.

Pada Desember tahun 2023 tercatat ada 2.685.063 Jumlah UMKM di Provinsi Sumatera Selatan dengan Modal Kerja dan Investasi sebesar 12.050.221 dan Omzet sebesar 34.019.900 serta menyerap Tenaga Kerja sebanyak 3.339.179. Melalui harvesting Gernas BBI-BBWI 2024 mari berkolaborasi untuk meningkatkan sektor UMKM dan pariwisata dengan mengangkat kearifan lokal dan kekayaan daerah.

Sementara itu, Secara virtual, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Dan mengucapkan selamat Dirgahayu Provinsi Sumsel. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemprov Sumsel, OJK, UMKM, dan masyarakat di Sumsel dalam pelaksanaan kegiatan ini.

“OJK diharapkan terus membantu mendukung BBI-BBWI. Begitu juga dengan BI diharapkan dapat membantu UMKM dalam akses pembiayaan. Mari kita terus menjaga program ini untuk menjaga UMKM dan pariwisata di Sumsel. Demi kepentingan bersama dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah, ” Ujarnya.

Selain itu, Ia juga meminta agar terus diperbanyak pelatihan UMKM dan pelaku wisata, serta mendorong inovasi proses dan digitalisasi. Serta mengawasi pertumbuhan hak kekayaan intelektual produk daerah. Menurutnya, Perkembangan pencapaian BBI BBWI telah tercapai dengan baik namun teteap harus ditingkatkan dan berusaha mencapai target-target yang telah ditentukan.

Ketua Dewan Komisioner OJK RI, Mahendra Siregar, mengapresiasi kegiatan ini dan ia berharap agar sinergi yang baik di Sumsel terus terjaga dan diperkuat seperti tahun sebelumnya sehingga pertumbuhan ekonomi semakin kuat dan berjaya.

“Melanjutkan tahun lalu pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga baik diatas 5 persen padahal ada situasi geopolitik beresiko tinggi dan ekonomi global yang tinggi. Maka Seperti sebelumnya kita harus mengandalkan motor-motor pertumbuhan di pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di daerah masing-masing, “tuturnya.

Oleh karena itu, berbagai upaya kita terus lakukan untuk menjaga ekonomi dan meningkatkan kegiatan termasuk ke dalamnya menjaga pertumbuhan ekonomi bahkan meningkatkannya lebih lagi.

“Melalui berbagai program dan kegiatan terintegrasi kami yakin BBI dan BBWI dapat menjadi tumpuan perekonomian. Gernas tahun ni bahkan telah mencapai berbagai target yang diinginkan, ” Tandasnya.

Dalam kesempatan itu dilakukan pemberian penghargaan dan apresiasi kepada 5 UMKM champion BBI-BBWI kepada 5 UMKM yang telah melewati kurasi dari 1000 UMKM yang telah mendaftar untuk mengikuti pendampingan dari OJK. Penghargaan diberikan pada kategori kecantikan dan kebugaran, kuliner minuman, kuliner makanan, fashion, dan kriya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Dan EPK OJK RI, Friderica Widyasari Dewi, Ketua DPRD Prov. Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH., Deputi Bidang Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koord. Bidang Kemaritiman Dan Investasi, Odo RM Manuhutu, Deputi Bidang Ekonomi Digital Dan Produk Kreatif, Muhammad Neil El Himam, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumsel dan Bangka Belitung, Untung Nugroho dan Para Kepala OPD Sumsel. (hms)