Penumpang Arus Mudik Yang Gunakan Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 Terpantau Padat

KR Natuna- Arus mudik pada hari Minggu, 7 April 2024 dierkirakan merupakan puncak tertinggi dengan tujuan Midai-Matak dan Tanjung Uban. Berdasarkan data UPDTPenyelenggaraan Pelabuhan Wilayah IV ada sekitar 300 penumpang yang turun di Pelabuhan Penagi, berasal dari Sintete, Serasan dan Subi, sedangkan penumpang yang naik tercatat ada sekitar 400 penumpang. tujian Midai, matak, Tanjunguban Tanjungpinang. 
Kondisi ini diungkapkan Kepala UPT Penyelenggaraan Pelabuhan Wilayah IV, Muhammad Fadlal saat mendamingi Wakil Buati natuan rodial huda ynag meninjau elaksanaan Arus mudik di pelabuhan tannungpayung penadgi, minggu (7 /04/2024)
Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda tampak didamingi Wakapolres Natuna, Kompol Ahamad Rudi Prasetyo dan kadis perhubungan kabupaten Natuna Al Azi serta Anggota DPRD Kepri dal natuan KKA Mustamin Bakri
Rodhial sesekali berbicara dengan para calon penumpang yang akan menggunakan jasa penyebrangan milik ASDP dengan tujuan pelabuhan Midai-Matak dan Tanjung Uban.
” Dukungan sarana transportasi yang sesuai jadwal dan beberapa alat transortasi alternatif bagi para pemudik membuat kondisi mudik 1445 H dalam kondisi aman” terang Rodhial 
Ia mengapresiasi dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya mudik dengan aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Natuna.
Menurut Kepala UPT Penyelenggaraan Pelabuhan Wilayah IV Muhammad Fadlal keberadaan kapal Roro KMP Bahtera Nusantara 01 masih menjadi sarana transportasi laut favorit masyarakat Natuna saat mudik lebaran Idul Fitri.
Kepada para penumpang Fadlal menhimbau agar semuanya menjaga keamanan masing-masing, mengingat kapasitas penumpang yang banyak tentunya akan ada sedikit ketidaknyamanan, namun demikian ia berharap dapat saling menjaga keamanan dan kenyamanan selama dalam perjalanan sampai ke tujuan masing-masing.
Sementa aAnggota DPRD provinsi Kepri Mustamin Bakri kepada pewarta menjelaskabn bahwa dirinya melihat antusias warga untuk mudik menggunakan jalur transportasi laut di Provinsi Kepulauan Riau cukup tinggi, selain murah juga kondisi geografis wilayah daerah kepulauan.
Untuk itu dukungan dari pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten sangat perlu dilakukan guna memberikan pelayanan transportasi yang lebih baik lagi kepada masyarakat.
Sebagai wakil dari Kabupaten Natuna dan Anambas, ia akan terus mengawal rencana-rencana pembangunan yang terkait dengan revitalisasi pelabuhan serta pembangunan pelabuhan roro di beberapa wilayah di Kabupaten Natuna.
“Kalau di Matak kan sudah ada, tinggal Subi, Midai dan Serasan yang belum dibangun pelabuhan khusus roro,” ucapnya.
Terkait armada yang melayani pulau-pulau di Kabupaten Natuna menurut anggota DPRD yang kembali terpilih dalam Pemilu Legislatif 2024 lalu itu relatif sudah lengkap dan terakomodir.
Terakhir pelayaran ke Natuna dilayani oleh KL.L Malahayati yang merupakan kapal pengganti rute Sabuk Nusantara 80.
*(red)
