Program Siswa Mengaji di Muratara Masih Berjalan Baik

MUARA RUPIT|KoranRakyat co.id – WABUP (Wakil Bupati) Musi Rawas Utara (Muratara) Sumsel, KH Inayatullah menyatakan program anak-anak SD dan SMP mengaji Al-Quran selama 15 menit, sebelum memulai belajar sudah berjalan dua tahun lebih. Program ini wajib untuk murid atau siswa-siswi yang beragama Islam, dan setiap hari terus dipantau oleh pihaknya. Bagi sekolah yang tiga kali tidak melaksanakan program ini, maka kepala sekolahnya akan diberi sanksi, bila perlu dicopot, ujar Wabup dengan tegas.

Hal tersebut disampaikan Wabup Inayatullah saat menyampaikan sambutan pada Pembukaan MTQ IX Kabupaten Muratara, di Halaman Kantor Bupati Muratara, di Muara Rupit, ibukota Muratara, Senin malam 4 Maret 2024.
“Program siswa SD-SMP Mengaji ini terus kita pantau. Setiap sekolah wajib memberikan informasi berupa vidio dan foto kegiatan, melalui gruf WathsApp yang langsung di monitor dirinya,” ujar Inayatullah yang memang Da’i kondang di Muratara.
Wabup Inayatullah meyakini, apabila suatu daerah banyak orang membaca dan menjalankan nilai-nilai Al-Quran, maka suatu saat daerah tersebut akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Sementara Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumsel, Drs KH Mudrik Qori, MA mengapresiasi keseriusan Pemkab Musi Rawas Utara (Muratara) dalam melaksanakan program siswa mengaji sebelum memulai pelajaran tersebut. Menurut Ki Mudrik Qori, LPTQ Sumsel melaluii surat edaran Gubernur Sumsel tahun 2022, sudah memberikan imbauan kepada seluruh bupati/walikota se Sumsel untuk melaksanakan program sekolah mengaji tersebut. Dan alhamdulillah, Pemkab Muratara sudah lebih dahulu memulai program ini, ujar Ki Mudrik.
Disisi lain Ki Mudrik Qori juga mengapresiasi Pemkab Muratara yang selalu sungguh-sungguh dalam menyiapkan acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), terutama acara pembukaan (Opening Ceremony), selalu baik. “Saya dua kali menghadiri Pembukaan MTQ di Muratara ini, terlihat kalau Pemkab menyiapkannya dengan sungguh-sungguh, menggunakan soundsystem terbaik dan lighting yang baik,” ujar Ki Mudrik Qori di hadapan Wabup Muratara dan para peserta serta undangan yang hadir.

“Ini terbukti kendati malam ini hujan turun tetapi acara tetap berlangsung cukup semarak,” ujar Ki Mudrik lagi.
Hadir dalam opening ceremony MTQ IX Kabupaten Muratara tahun 2024, selain Wabup KH Inayatullah dan istri, Ketua DPRD Efriansyah, S.Sos, perwakilan unsur Forkopimda, Kakan Kemenag, Dr H Ikral, Plt Kabag Kesra, Dra Hj Kurniati Karya, Staf Ahli Bupati, dan para Kepala OPD.
Selain itu juga hadir para pimpinan Ormas Islam, Dewan Hakim, serta para peserta dari 7 kecamatan se Muratara sebanyak 214 orang.
Mudrik Qori juga berharap Muratara dapat berbicara dalam ajang MTQ Provinsi Sumsel, awal Mei 2024 di Sekayu Muba.

Wabup Inayatullah yang mewakili Bupati Muratara, H Devi Sartono karena sedang acara di Jakarta, merasa apa yang mereka lakukan untuk kegiatan MTQ masih belum maksimal, tetapi Wabup merasa apresiasi yang diberikan oleh LPTQ Sumsel, semakin menambah motivasi pihaknya untuk semakin lebih baik lagi di masa-masa mendatang. Bahkan Wabup juga akan berupaya untuk mengumrohkan pemenang MTQ dan para Dewan Hakim. (ica)
