21 Mei 2026

In Memoriam Habib Mahdi Ulama yang Idealis dan Santun

AWAN duka Senin 16 Oktober 2023, menyelimuti Kota Palembang. Seorang ulama yang disegani, Al Habib Mahdi bin Muhammad Syahab meninggal dunia dalam usia relatif muda. Mantan Ketua FPI Sumsel yang memiliki kaitan darah dengan Rasulullah SAW itu, wafat di RS Siti Fatimah Palembang, Senin sekitar pukul 15.30 Wib. Habib Mahdi yang belum lama pulang dari umroh, Senin pagi sempat pingsan, ia dilarikan ke RS Siti Fatimah, sempat siuman sebentar, tapi sekitar pukul 15.30 Habib Mahdi Syahab dinyatakan meninggal dunia.

Habib Mahdi tidak terkabar sakit, bahkan pada Minggu malam 15 Oktober 2023, ia bersama masyarakat sempat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Karena itu kepergian almarhum Habib Mahdi membikin para kolega dan murid-muridnya sangat kaget. Doa dan ucapan duka viral di media sosial terutama di Waths App gruf.

“Ya Allah. Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Semoga almarhum mendapat surga terbaik,” ujar KH Mudrik Qori, Ketua Harian LPTQ Sumsel dengan nada terkejut.

Ki Mudrik Qori yang sedang berada di Malang Jawa Timur, meminta Wakil Ketua Harian LPTQ untuk segera melayat ke rumah duka di Jln Dr M Isa Palembang.

Di mata Wakil Ketua Harian LPTQ Sumsel, Ust H Ahmad Iskandar Zulkarnaen, Habib Mahdi seorang yang nyaris tidak pernah bicara dan berpikir tentang dirinya, selalu tentang orang lain. “Si A butuh bantuan, si B sakit mari kita bantu, si C kena masalah harus kita suport,” ujar Iskandar menggambarkan sikap Habib Mahdi semasa hidup.

Iskandar yang merupakan sohib sang habib menambahkan,
Habib Mahdi selalu berpikir siapa yang bisa membawa manfaat harus di suport. “Si A baik, soleh, bagus kalau di posisi ini, si B suport perjuangan Islam, kita usahakan di posisi ini dan sebagainya.

Selalu berusaha memenuhi permintaan siapapun meski beliau sangat sibuk dan capek.
Pendek umurnya tapi sangat luas dan panjang memberi manfaat bagi Islam, tukas Iskandar.

“Pemikirannya idealis tapi tetap selalu santun dan tidak pernah memaksakan kehendak dengan cara yang tidak elegan, ujar Iskandar lagi.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris LPTQ Sumsel, KH Agus Jaya, Lc, M.Hum. “Habib Mahdi orang yang cerdas dan tegas, tapi tetap santun. Dia memiliki sikap dan kepribadian yang baik, dan menjadi teladan,” ujar Mudir Ponpes Pena Kita Sakatiga itu.

Kepergian Habib Mahdi juga bikin kaget Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, H Syaiful Padli. Seperti dikutip dari wartawan, Syaiful merasa sangat kehilangan, dan mendoakan semoga Habib Mahdi mendapatkan tempat terbaik disisi Allah.

Habib Mahdi saat ini juga masih tercatat sebagai Wanhat LPTQ Sumsel, dan sejumlah kegiatan lainnya. Banyak orang merasa kehilangan atas kepergian Habib Mahdi.

Menurut Karo Kesra Sumsel, Dr H Sunarto, S.Sos, M.Si, Pj Gubernur Sumsel langsung mengutus Asisten II Sekda, Ir H Basyaruddin Ahmad ke rumah duka sesaat setelah mendapat kabar meninggalnya Habib Mahdi.

Habib Mahdi dikenal luas di Palembang Sumsel, dia rajin mengisi tausiyah di pengajian, dan juga memiliki murid-murid yang setia. (ica)