22 Mei 2026

Wabup Tinjau Jalan Putus dan Banjir

INDRALAYA | KoranRakyat co.id – MENDAPAT informasi adanya desa yang dilanda banjir dan ada jalan yang putus, Bupati Ogan Ilir (OI), Panca Wijaya Akbar yang sedang dinas luar, langsung meminta Wabup H Ardani, SH, MH meninjau ke lapangan. Untuk memastikan kondisi dan dampak dari peristiwa alam tersebut.

Jalan yang putus ternyata jalan raya provinsi Simpang Meranjat – batas OKU, tepatnya di wilayah Desa Tebedak I Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir, sekitar 30 Km dari Indralaya.

Setelah di chek on the spot oleh Wabup Ardani dan rombongan, ternyata putusnya jalan provinsi tersebut karena pergerakan tanah di area jembatan mini, akibatnya jembatan tersebut anjlok sekitar 1 meter ke bawah. Diperkirakan selain jembatan tersebut sudah tua, hal ini terjadi karena gerusan air hujan yang beberapa hari ini turun di Bumi Caram Seguguk OI. Putusnya jalan tersebut terjadi, Kamis 4 Mei 2023 sekitar pukul 09.30 Wib.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten OI, Ruslan, ST, MT, langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas PUPR Sumsel. Menurut Ruslan, jembatan tersebut ternyata sudah masuk anggaran untuk diperbaiki tahun 2023 ini, ujarnya kepada wartawan setelah berkoordinasi dengan pihak Dinas PUPR Sumsel.

Sebelumnya guna mengatasi jangan terjadi macet total akibat kerusakan ruas jalan tersebut, pihak Polsek Tanjung Batu dipimpin Kapolsek AKP Sondi Fraguna bersama masyarakat melakukan gotong royong, supaya kendaraan roda dua bisa melintas. Sementara kendaraan roda empat dialihkan melewati jalan desa Lubuk Bandung tembus ke jalan raya Payaraman-Rengas.

SUNGAI MELUAP
Wabup H Ardani juga sebelumnya, Rabu 3 Mei 2023, meninjau ke Desa Kuang Anyar Kecamatan Muarakuang yang dilanda banjir, akibat meluapnya Sungai Ogan. Selain merendam sebagian rumah warga, luapan air tersebut juga menggenangi halaman sebuah SD di desa tersebut. Walau para guru dan siswa terpaksa melepas sepatu untuk menuju ke sekolah, tetapi proses belajar mengajar tetap bisa berlangsung. Wabup minta para murid dan guru tetap semangat, dengan tetap waspada kalau-kalau luapan air sungai bertambah tinggi.

Kedatangan Wabup OI dan rombongan untuk mengetahui kondisi desa-desa yang dilanda luapan air sungai. Sekaligus melakukan pendataan. Wabup belum membawa bantuan, namun bantuan segera diberikan setelah kondisi lapangan ini dilaporkan kepada bupati.

Selain desa Kuang Anyar, informasi luapan air sungai yang menggenangi rumah warga juga terjadi di Desa Kuang Dalam Kecamatan Rambang Kuang, dan di Desa Nagasari Kecamatan Muarakuang. Wabup Ardani saat meninjau luapan air yang terjadi secara periodik setiap 5 – 6 tahun ini, ditemani Asisten I Sekda, Dicky Syailendra, Kadin PUPR, Ruslan, Kadishub, Elvis Rusdy, serta Kaban BPBD, Edi Rahmat, serta Camat Muarakuang, Hendri. (ica)