29 April 2026

BBIL Tanjung Putus Ogan Ilir Sedia Benih Ikan Unggul

INDRALAYA|KoranRakyat co.id – SETELAH cukup lama “vakum”, akhirnya Balai Benih Ikan Lokal (BBIL) Kabupaten Ogan Ilir, kini sudah berhasil melakukan pembenihan ikan unggul dan sudah siap dijual. Untuk saat ini sudah tersedia benih ikan Patin varian terbaru, jenis Patin Pustina.

Demikian informasi yang didapat Tim Khusus Percepatan Pembangunan (TKPP) Kabupaten Ogan Ilir (OI), saat berkunjung ke BBIL yang terletak di Kawasan Tanjung Putus, Indralaya, Selasa 9 Mei 2023. Kunjungan tersebut dipimpin Ketua TKPP, Drs H Ahmad Nahrowi, MM didampingi Anggota lainnya, Drs H Iklim Cahya, MM, Arhandi TB, SE dan Agul Libandryo.

Pada lokasi BBIL yang luasnya sekitar 5,2 ha ini, juga terdapat pemeliharaan ikan hias kualitas impor, pembesaran dan indukan ikan, serta pembenihan ikan.

Menurut Kepala Dinas Perikanan OI, Drs Bustanul Arifin melalui Kepala BBIL, Tri Munti’ah Sari, S.Pi, pembenihan ikan yang sedang berjalan saat ini adalah untuk ikan Patin varian terbaru. Pembenihan yang dilakukan yaitu Pembenihan secara buatan, yaitu dengan cara mencampurkan telur dan sperma, Lalu telur ikan ini ditetaskan dengan mekanisme teknologi. Setelah menetas kemudian dipindahkan ke ‘hatchery indor’ (ruangan khusus yang suhunya diatur sedemikian rupa). Selanjutnya pemijahan dilakukan secara berkala, dengan terlebih dahulu si induk ikan diseleksi terlebih dahulu. ” Benih patin Pustina ini dalam waktu 4 bulan bila pemeliharaannya baik, maka besar ikan patin tersebut mencapai 0,5 kg,” ujar alumni Fakultas Perikanan Undip Semarang ini.

Sebelum benih ikan ini besar, pihak BBI juga menjualnya kepada masyarakat yang berminat. Jadi masyarakat tidak perlu lagi beli jauh-jauh ke daerah lain,” ujar Tri.

Ditambahkannya, selain itu juga pihaknya menyiapkan restoking ikan untuk disebar di area sungai dan lebak di wilayah OI. Dan alhamdulillah pula kendati belum banyak, Dinas Perikanan juga sudah menyumbang PAD dari hasil BBIL, tambah Tri.

Sementara Sekretaris Dinas Perikanan, Dewi Yanuar, SE, M.Si bersama Kabid Perikanan Budidaya, Debiyani, S.Pt, M.Si menginformasikan, dalam tahun 2023 ini, di area BBIL juga akan dibangun Pabrik Pakan Ikan, dengan kapasitas 500 Kg/jam. Pakan ikan ini selain untuk keperluan BBIL juga bisa dijual kepada masyarakat, sehingga bisa menjadi sumber PAD juga, ujar Dewi yang juga didampingi oleh Monika Santy, S.Pi, Kabid Pengembangan dan Penguatan Daya Saing Produk.

TKPP mengapresiasi langkah dan kinerja yang telah ditunjukkan Dinas Perikanan melalui BBIL ini. Berharap BBIL ke depan akan semakin maju, baik program pengembangan bibit/benih ikan, pembesaran/pembiakan ikan, dan juga untuk penangkaran ikan lokal yang sekarang disinyalir sudah hampir punah. Apresiasi juga karena kantor Dinas Perikanan juga pindah ke area BBIL ini, sehingga diharapkan kerja menangani perikanan di OI akan semakin focus. (ica)