18 April 2026

H+5 Sisir Area 9000 Meterpersegi 7 Alat Berat di Kerahkan Cari Korban Hilang

KR, Natuna –Memasuki hari kelima operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Pangkalan Serasan, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, tujuh alat berat eskavator dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi pada Jumat (10/3/2023).

Sejumlah korban dampak longsor diperkirakan masih tertimbun oleh puing rumah, tanah, serta pepohonan. Rencananya operasi hari ini dilakukan dengan membagi sejumlah unsur personel menjadi empat tim yang akan ditempatkan pada beberapa area yang berbeda.

Sebanyak dua eskavator akan digunakan untuk membuka akses jalan yang tertutup, dan dua eskavator lainnya akan menggali dan meratakan area 1 dan area 2.

Lebih dari 100 orang personel dari Basarnas, TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, serta POLRI, termasuk Samapta Polda, Brimob, dan unsur Damkar, dikerahkan sebagai upaya evakuasi korban dan pemulihan situasi di lokasi bencana. Luas area A1 dan A2 yang menjadi titik utama pada hari kelima mencapai 3500 meter persegi.

Kondisi cuaca di lapangan dilaporkan berawan hingga mendung, dengan kondisi tanah yang basah dan berlumpur mengingat pada malam sebelumnya masih diguyur hujan ringan hingga sedang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, melalui Komandan Basarnas Special Group Elvram, berharap upaya SAR pada hari kelima ini kian efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan alat berat eskavator yang direncanakan telah tiba sejak malam sebelumnya.

“Alat berat eskavator telah tiba dari Ranai sejak malam kemarin sebanyak empat unit, menjadi total sebanyak tujuh unit alat berat tersedia di lokasi longsor. Hal ini akan sangat membantu tentunya. Diperkirakan timbunan tanah longsor mencapai ketinggian 3 meter seluas lebih dari 9.000 meter persegi dari total 5 area A yang sudah ditentukan. Harapannya hari ini operasi SAR berjalan dengan baik dan lancar, tentunya dengan hasil maksimal,” harap Rahman.