Ketua Komisi ll DPRD Natuna Ikut Letakkan Batu Pertama Pembagunan Masjid Jabal Tursina Bandarsyah


dalam kesempatan ini, Marzuki mengingatkan bahwa selain pembangunan masjid, bagaimana masyarakat juga memikirkan cara untuk memakmurkan masjid.
“Tapi masjid harus menjadi tempat ibadah dan pusat edukasi bagi masyarakat dan anak- anak untuk belajar dan mendalami ilmu agama. Sehingga perlu dirancang program untuk meramaikan mesjid melalui kegiatan yang bermanfaat,” ucap Marzuki.
Pada dasarnya, pemerintah daerah pasti mendukung pembangunan masjid, namun yang terpenting adalah memakmurkan masjid agar terhindar dari murka Allah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua pelaksana pembangunan mesjid, Haitrisian menyampaikan bahwa pembangunan mesjid Jabal Tursina dibangun melalui swadaya masyarakat baik tanah hibah maupun biaya pembangunan secara gotong royong

“Pembangunan masjid ini merupakan bagian aspirasi dari masyrakat untuk memiliki tempat akses ibadah yang lebih dekat. Sehingga kita berharap melalui pembangunan ini dapat meningkatkan ibadah rutin masyarakat sekitar bandarsyah. Masjid ini dibangun diatas tanah 15 x 21 dengan pekiraan anggaran Rp 3 milyar,”jelasnya.
Sementara itu, Kemenag Kabupaten Natuna yang diwakili oleh Sabirin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masjid bukan hanya tempat beribadah, namun juga dapat menjadi pusat informasi dan edukasi bagi umat beragama Islam.

“Dengan kemajuan teknologi, kami mendorong masjid dapat menerapkan metode modern, sehingga masjid dapat menarik perhatian umat untuk datang dan beribadah,” jelas Sabirin.
Acara ditandai dengan peletakan batu pertama yang diletakan langsung oleh ketua komisi ll DPRD kabupaten natuna dan di hadiri Bupati Natuna bersama Wakil Bupati Natuna didampingi Sekda Natuna dan seluruh lembaga vertikal daerah yang hadir , dilanjutkan dengan proses tepuk tepung tawar. (red))
