5 Februari 2023

Tim Fahmil Putra Sumsel Sumbang Medali Perak

BANJARMASIN|KoranRakyat co.id – PERJUANGAN tim Fahmil Al-Quran putra utusan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam mengikuti Musabaqah Fahmil Al-Quran (MFQ) pada ajang MTQ Nasional XXIX tahun 2022 di Kalsel menorehkan tinta emas. Mereka bukan hanya tim Fahmil Quran Sumsel pertama yang masuk babak final sepanjang sejarah MTQN, tapi juga langsung mempersembahkan prestasi yakni menjadi Juara II (medali perak).

Dengan raihan ini berarti cabang fahmil quran putra mampu mempersembahkan tiga poin untuk kafilah Sumsel. Poin ini tercatat sebagai poin perdana dari empat final yang melibatkan utusan Sumsel di MTQN XXIX Kalsel.

Pada babak final MFQ yang berlangsung Senin 17 Oktober 2022 di Gedung KH Idham Kholid Komplek Pemprop Kalsel di Banjar Baru, tim Sumsel yang menempati meja regu A berhadapan dengan tim fahmil quran Jawa Timur (regu B), serta tim Riau (regu C). Mereka maju ke final setelah dalam babak semi final berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Tim Sumsel pada babak semi final berhasil memupus harapan dua tim kuat Jabar dan Sumbar.

Karena tim Sumsel menempati regu A, maka Sumsel yang pertama kali menjawab paket soal yang diajukan oleh Dewan Hakim yang diketuai Prof Dr KH Ahmad Rofiq, MA. Dari 12 paket soal tersebut, sebanyak 8 soal mampu dijawab dengan sempurna oleh tim Sumsel yang diperkuat M Fadlul Amal, Ahmad Azka An Nabil, dan Ahmad Zain Ardillah. Dua soal dijawab tidak sempurna dan dua soal tidak mampu dijawab. Sehingga pada babak paket soal ini tim Sumsel kehilangan 370 poin yakni hanya mengumpulkan sebanyak 830 poin. Ditambah dengan poin dari soal lemparan 25 poin, sehingga poin tim Sumsel sebanyak 855 poin.

Sementara regu B Jatim meraih nilai sempurna 1.200 poin sedangkan regu C Riau meraih 990 poin, dan setelah ditambah nilai soal lemparan menjadi 1.055 poin. Pada posisi seperti ini, lalu dilanjutkan ke babak soal rebutan. Pada babak ini tim Jatim terlihat terus melaju dengan meninggalkan dua tim lainnya. Namun kemudian tim Sumsel mampu menyamakan poin dengan tim Riau setelah berhasil menjawab dua soal, sehingga kedudukan nilai menjadi sama yakni 1.055 poin.
Regu Jatim pun terus menambah poin, hingga jauh meninggalkan Sumsel dan Riau.

Pada kondisi krusial ini, tim Sumsel sempat salah dalam menjawab soal sehingga nilainya dikurangi 100 menjadi 955. Untung saja kemudian bertambah lagi , karena mampu menjawab soal nomor 15 yang merupakan soal terakhir untuk soal rebutan, sehingga kedudukan kembali imbang dengan nilai sama 1.055. Karena kedudukan imbang maka untuk mencari pemenang/juara kedua, dewan hakim menambah satu soal rebutan lagi. Dan soal tambahan tersebut mampu didahului dijawab oleh tim Sumsel dan dinyatakan benar oleh dewan hakim. Dengan demikian nilai tim Sumsel menjadi 1.155, 100 poin di atas nilai tim Riau.

Mengetahui jawaban jubir tim Sumsel benar, maka sebelum dewan hakim bereaksi, secara spontanitas Ketua Harian LPTQ Sumsel KH Mudrik Qori langsung berangkat dari kursinya di barisan penonton, dan berteriak Allahuakbar berkali-kali. Reaksi dan teriakan Kiai Mudrik ini langsung disambut oleh suporter Sumsel lainnya. Baru sejenak kemudian dewan hakim menyatakan bahwa jawaban tim Sumsel benar dengan memberi nilai 100.

Dengan hasil ini maka nilai tim Sumsel menjadi 1.155 berada di urutan kedua dibawah nilai tim Jatim 2.040 yang menjadi pemenang. Sedangkan tim Riau menempati urutan ketiga dengan nilai 1.055. Riau yang selama ini sering menjadi runner up pada cabang MFQ, kali ini harus merelakan posisi tersebut kepada Sumsel pada MTQN tahun 2022 ini.

Sebelumnya pada lomba MFQ putri, tim Jatim juga menjadi juara 1. Jatim mengalahkan tim DKI Jakarta (juara 2) dan tim Sumut (juara 3). Dengan demikian Jatim memborong medali emas untuk cabang Fahmil Quran pada event MTQN XXIX tahun 2022 di Kalsel ini. (ica)

Lewat ke baris perkakas