Pesona Pulau Semiun Natuna, Hiden Paradise


KR Natuna.- Dimasa pandemi covid-19. minat wisata pelancong dunia dan lokal mulai bergeser, saat ini pelancong lebih memilih mencari spot wisata yang jauh dari keramaian, atau bahkan tempat private, menyikapi kondisi ini maka terbuka peluang memperkenalkan keindahan pulau kosong di Natuna , salah satunya adalah pulau Semiun ynag terletak di wilayah kecamatan Pulau laut,
Di wilayah Kecamatan Pulau Laut terdapat beberapa pulau kecil yang memiliki potensi wisata bahari, salah satunya Pulau Semiun. Jarak antara Pulau Semiun dengan Ibu Kota Kecamatan Pulau Laut sekitar 27,7 km atau 17,2 mil. Untuk sampai di Pulau tersebut saat cuaca teduh dan bersahabat memerlukan waktu sekitar 2 jam setengah menyeberang dengan transportasi laut jenis pompong dari Desa Air Payang.
Kepala dinas Pariwisata dan budaya Natuna Hardinansyah kepada KR menjelaskan bahwa Keunggulan dari Pulau Semiun ini adalah suasan ynag alami dan sangat natural.
“Pantai pulau Semiun memiliki air laut yang bersih, pantai yang landai dan bersih berpasir putih. ada gugusan bebatuan granit yang menyelimuti bukit Pulau Semiun. Air luat yang biru jernih menawarkan kepada setiap pengunjung untuk berenang. Dengan pasir pantai yang putih bersih menambah keindahan wisata bahari di Pulau Semiun.” Jelasnya
Wilayah Pulau Laut adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia. Kecamatan ini merupakan wilayah berkategori kecamatan terluar (perbatasan-red)d i daerah Kabupaten Natuna yang berdiri pada 15 Juni 2004, yang diresmikan oleh Bupati Natuna saat itu Drs. H.A.Hamid Rizal. Kecamatan Pulau Laut terletak di antara 4º30’30” – 4º48’02” Lintang Utara dan 107º43’06” – 108º01’46” Bujur Timur.
Letaknya yang berdekatan dengan negara tetangga yaitu Malaysia, Singapura, dan Vietnam menyebabkan pulau-pulau di laut ini menjadi salah satu dari pulau-pulau terluar di Indonesia.
Luas wilayah Kecamatan Pulau Laut sekitar 37,58 km², dengan rincian:
- Desa Air Payang: ±18,10 km²
- Desa Tanjung Pala: ±11,67 km²
- Desa Kadur: 7.81 km²
salah satu pemandu sekaligus pegiat wisata Natuna Cherman menjelaskan Keindahan Pulau Semiun ini menarik minat wisatawan. Bahkan meskipun saat pandemi Covid-19 berlangsung beberapa waktu lalu tidak menyurutkan beberapa turis mancanegara dan turis lokal mengunjungi pulau ini
” di Pulau Semiun tidak hanya menawarkan keindahan laut dan pantainya, tetapi memiliki gugusan batu granit dan bukit. Batu granit tersebut tersebar dari pinggir pantai hingga ke puncak bukit. Hamparan batu granit terlihat jelas jika disaksikan dari laut. dsoni juga menjadi spot diving dan snorkling ynag ciamik” Jelas Cherman
Bagi yang suka dengan pendakian, terdapat bukit yang lumayan terjal, memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk sampai dipuncak bukit tersebut. Rasa lelah dan dahaga akan terobati ketika melihat panorama indah Pulau Semiun dari ketinggian. Lautan biru yang luas sera bentangan pantai yang bersih menambah spektakulernya pulau ini.
Tidak jarang pemuda asli Pulau Laut bertamasya dan berkemah disini. Salah satu komunitasnya yaitu Community Jelajah Bebas. Mereka melakukan beberapa kegiatan, misalnya aksi kebersihan, pemasangan spot foto dan pesan-pesan positif yang ditulis di papan.
Namun ada beberapa kendala ketika kita mengunjungi Pulau Semiun. Diantaranya belum tersedia dermaga, sehingga setiap pompong harus lego jangkar di tengah laut, lalu penumpang dijemput dengan sampan yang sudah sangat tua. Selain itu belum tersedia juga MCK dan sumber air bersih. (red)
Sumber Disparbud Natuna
